Menurut Kantor Berita ABNA, Pelosi dalam wawancara dengan CNN hari Minggu (10/8/2020) mengatakan para penasihat hukum memanadang perintah eksekutif Presiden Donald Trump mengenai paket stimulus Covid-19 sebagai langkah ilegal.
Rival Trump dari partai Demokrat dalam pilpres AS 2016, Hillary Clinton juga mengatakan bahwa perintah eksekutif Trump dalam paket stimulus Corona menipu dan ilegal.
"Paket ini menyimpang dari negosiasi di Kongres AS," ujar Hillary Clinton.
Pada hari Sabtu Trump setuju untuk menandatangani empat perintah eksekutif mengenai alokasi dana sebesar $ 400 lebih banyak untuk tunjangan pengangguran setiap minggu perorang.
Trump juga meluncurkan paket pemotongan pajak atas orang Amerika yang berpenghasilan kurang dari $ 100.000 setahun.
Data terbaru menunjukkan hampir 40 juta orang Amerika menghadapi PHK pada akhir tahun.
Lebih dari lima juta orang AS terinfeksi dan 165.074 orang meninggal akibat merebaknya virus Corona di Amerika Serikat yang menunjukkan ketidakefektifan pemerintahan Trump.(PH)
342/