Menurut Kantor Berita ABNA, Abdul Amir Taeban, anggota parlemen Irak hari Sabtu (1/8/2020) mengatakan, Arab Saudi dan UEA berusaha menciptakan kekacauan di provinsi Dhi Qar, wilayah selatan Irak dengan menghasut protes dan kerusuhan, demi memudahkan para teroris melarikan diri dari penjara Al-Hout.
Provinsi Dhi Qar baru-baru ini dilanda unjuk rasa untuk memprotes tindakan pejabat dan pegawai departemen kelistrikan provinsi ini.
Sebelumnya, Mohammed al-Baldawi, anggota faksi al-Sadiqun di parlemen Irak mengungkapkan campur tangan Arab Saudi di Irak dengan mengirim teroris ke negara itu dan memberikan dukungan keuangan tidak langsung kepada Daesh. (PH)
342/