Menurut Kantor Berita ABNA, Sama melaporkan, Hamas, Senin (27/7) mengecam agresi militer yang dilakukan terus menerus terhadap Suriah dan Lebanon.
Hamas menegaskan, perlawanan akan terus dilakukan sampai para penjajah binasa, seluruh wilayah Palestina bebas, dan hak seluruh tanah negara Arab yang diduduki dikembalikan.
Sebelumnya media-media Israel mengabarkan sejumlah pejuang Hizbullah gugur dalam kontak senjata dengan militer Israel di perbatasan selatan Lebanon.
Namun hal ini langsung dibantah Hizbullah yang menegaskan bahwa tidak ada baku tembak di perbatasan Lebanon, tembakan berasal dari satu arah yaitu militer Israel. (HS)
342/