Menurut Kantor Berita ABNA, penyelenggara Festival Film Resistensi Internasional berencana untuk mengenakan yang ke 16 pada tahun 2020 ini dalam dua bagian yang terpisah.
Bagian pertama, yang didedikasikan untuk melindungi upaya para advokat kesehatan mengenai masalah pandemi Corona, akan diadakan bersamaan dengan bagian-bagian festival dan pemilihan provinsi Bagian Basij Filmmakers pada saat yang sama dengan Pekan Pertahanan Suci dari 22 September hingga 27 Oktober 2020.
Batas waktu untuk menerima karya di bagian festival ini adalah Kamis, 21 Agustus 2020.
Bagian kedua dari Festival Resistensi Internasional ke-16 bertepatan dengan Pekan Basij dari 21 November hingga 27 November dengan berbagai tema, diantaranya tema utam yaitu festival film internasional, khusus film perlawanan Sayidusysyuhada, tema film secara mutlak, tema skenario fil dan juga akan diadakan pengkajian mengenai film-film revolusi Islam dan pertahanan suci serta kebangkitan Islam dan kritik atas karya film dan bioskop serta pembuatan film Basji.
Batas waktu penerimaan di bagian ini adalah 26 September 2020.
Mereka yang tertarik dapat merujuk ke www.moqavematfilmfest.ir untuk informasi, pendaftaran dan mengirimkan karya-karya ke situs web festival.
Perlu disebutkan bahwa Festival Resistensi Internasional, yang sebelumnya dikenal sebagai Festival Film Pertahanan Suci, adalah festival film tertua Revolusi Islam, yang telah melewati 15 periode sejauh ini.
Edisi pertama Festival Film Perlawanan diadakan pada tahun 1983 di tengah-tengah perang yang dipaksakan dan pada saat yang sama dengan perayaan Pekan Pertahanan Suci, Festival ini akan diadakan secara internasional setelah 10 periode dari edisi ke-11 dengan pendekatan yang lebih luas.