Menurut Kantor Berita ABNA, Potensi perjanjian kerja sama jangka panjang dengan Cina dan Rusia serta kerja sama yang berkelanjutan Iran dengan India di Chabahar, menunjukkan kelanjutan dari kebijakan ini," ujar Mousavi hari Sabtu (25/7/2020)
Pada 21 Juni lalu, kabinet Iran meninjau dan menyetujui rancangan akhir dari rencana kerja sama Iran dan Cina yang komprehensif selama 25 tahun.
Selain itu, Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif baru-baru ini juga mengumumkan pembaruan perjanjian 20 tahun dengan Rusia.
Selain itu, Iran bekerja sama dengan India dan Afghanistan, khususnya dalam pengembangan pelabuhan Chabahar, dan berupaya menggunakan kapasitas transit untuk rute India ke Eropa. Iran, India dan Afghanistan telah menandatangani Perjanjian Chabahar untuk mewujudkan tujuan tersebut.
Pada saat yang sama, ketika Iran bergabung dengan Uni Ekonomi Eurasia, langkah pertama yang diambil mengekspor lebih dari 700 item barang dari Iran ke negara-negara anggota Eurasia, dan memberlakukan pengurangan tarif bea ekspor yang telah berkurang sekitar 80 persen.
Perjanjian Perdagangan Preferensial antara Iran dan Uni Ekonomi Eurasia mulai berlaku sejak Oktober 2019 hingga kini.(PH)
342/