10 Juli 2020 - 18:45
Aktif Membantu Warga, Pemerintah India Puji Peran Ulama

Aktif Membantu Warga, Pemerintah India Puji Peran Ulama

Menurut Kantor Berita ABNA, penyebaran COVID-19 di seluruh dunia terus meningkat, tertanggal Jumat (10/7) total warga dunia yang positif terjangkiti virus Corona sebanyak 12.393.492 dengan kematian sebanyak 557.491 kasus. 

India diantara negara yang terkena dampak terparah dengan total sebanyak 794.842 kasus dengan jumlah kematian sebanyak 21.623 kasus. India saat ini menduduki urutan ketiga dengan jumlah kasus tertinggi setelah Amerika Serikat dan Brasil. 

Dalam upaya pencegahan dan membantu warga yang terkena dampak dengan diterapkannya kebijakan karantina di India, komunitas muslim Syiah di wilayah Gwandi kota Mumbai selama tiga bulan terakhir telah membagikan paket bantuan makanan dan sembako kepada warga yang membutuhkan. 

 

Sebagaimana diantaranya yang dilakukan Mudir Madrasah Imam Asr Hujjatul Islam dan Muslimin Maulana Zishan Haidar Khan, yang dengan mengumpulkan donasi dari para dermawan, telah menyalurkan paket bantuan kepada masyarakat yang terkena dampak kesulitan ekonomi di masa pandemi. 

Tidak hanya memberikan bantuan berupa paket sembako, Madrasah Imam Asr juga membantu tim medis dengan menyediakan berbagai bantuan, seperti tenaga memandikan jenasah pasien yang meninggal dunia, penyediaan kebutuhan prosesi pemakaman korban jiwa, hingga distribusi cairan disinfektan dan masker untuk meminimalisir penyebaran COVID-19 di tengah-tengah warga. Bantuan yang diberikan oleh lembaga Islam Syiah ini kepada warga India yang terdampak tanpa memandang agama dan latar belakangnya. 

Maulana Haidar Khan, dalam dalam wawancaranya dengan reporter ABNA, mengatakan: "Kami berusaha untuk memberikan segala yang kami bisa untuk membantu meringankan kesulitan warga Mumbai."

Ia juga menyampaikan terkait jumlah keluarga yang telah dibantu. "Hampir lima ratus keluarga telah dibantu di daerah ini, yang sebagian besar adalah warga muslim dari Gwandi." Ungkapnya.

Mudir Madrasah Imam Asr di Mumbai tersebut menambahkan, "Selain makanan, kami juga membagikan sejumlah sumbangan uang tunai kepada yang membutuhkan."

Disebutkan sejauh ini, penduduk India lebih dari 348 kota dari total 718 kota di India telah terinfeksi virus corona baru (Covid-19) dan diterapkan karantina wilayah untuk mencegah penyebaran lebih luas. Karantina wilayah tersebut membuat warga mengalami kesulitan ekonomi karena kehilangan sumber penghasilan. Pemerintah kota Mumbai yang berpenduduk lebih dari 20 juta tersebut, memuji dan berterimakasih atas peran ulama Syiah dalam membantu mengurangi beban masyarakat.