7 Juli 2020 - 10:24
Pakar Oxford: Sebelum di Cina, Corona Ada di Seluruh Dunia

Seorang pakar dari Univeritas Oxford, Inggris kepada surat kabar The Telegraph mengatakan, dengan memperhatikan bukti-bukti yang ditemukan, Virus Corona baru bukan hanya di Cina, tapi ada di seluruh tempat di dunia, dan ia muncul dimanapun dan kapanpun tergantung kondisi.

ABNA24 News (7/7/2020) melaporkan, Dr. Tom Jefferson, peneliti senior di Pusat Pengobatan Berbasis Bukti (CEBM) di Universitas Oxford yang juga profesor tamu di Universitas Newcastle, Minggu (6/7) mengatakan, saya pikir Virus Corona sudah ada di sini, artinya di mana-mana, kita mungkin menyaksikan virus yang tidak aktif, tapi kemudian menjadi aktif oleh lingkungan.
 
Ia menambahkan, satu kasus pada awal Februari 2020 ditemukan di kepulauan Falkland, dari mana datangnya ? di hari kedelapan perjalanan sebuah kapal penumpang dari Georgia Selatan ke Buenos Aires, saat kapal tengah berlayar menuju Laut Weddell, ditemukan kasus pertama Covid-19. Apakah virus ini ada di dalam makanan siap saji yang dicairkan, atau aktif di dalamnya ?
 
Menurut Tom Jefferson, terkait wabah Flu Spanyol juga ada yang aneh serupa kejadian tadi, pada tahun 1918 sekitar 30 persen penduduk Samoa Barat meninggal dunia karena flu ini, padahal mereka sama sekali tidak punya akses ke dunia luar.
 
Pakar Universitas Oxford ini menegaskan bahwa Virus Corona sebelum menyebar di Cina, sudah ada di seluruh tempat di dunia, penjelasannya mungkin bahwa virus ini tidak pernah menyebar kemana-mana, ia selalu ada di sini sampai ada sesuatu yang memicunya aktif, misalnya kepadatan penduduk atau kondisi lingkungan, ini yang harus kita teliti. (HS)

342/