Menurut Kantor Berita ABNA,Kementerian luar negeri Rusia dalam sebuah pernyataan hari Senin (15/6/2020) menegaskan bahwa langkah Amerika Serikat mencabut pembatasan ekspor dan penjualan drone militer berat merupakan pukulan besar bagi Traktat Nuklir Jangka Menengah (INF).
Perjanjian nuklir jangka menengah ditandatangani oleh para pemimpin Uni Soviet dan Amerika Serikat tahun 1987 yang melarang produksi rudal nuklir dan non-nuklir dengan jangkauan 500 hingga 5.500 kilometer.
Pada 2 Agustus 2019, Presiden AS Donald Trump secara resmi menarik diri dari INF dengan Rusia.
Para pejabat Rusia juga memperingatkan tindakan sepihak Trump menarik diri dari perjanjian strategis New Start yang akan berakhir pada 5 Februari 2021.(PH)
342/