Menurut Kantor Berita ABNA,Jair Bolsonaro, Jumat (5/6) mengancam menarik keluar negaranya dari WHO jika organisasi kesehatan dunia itu tetap menjadi lembaga yang politis dan fanatis.
Dalam wawancara dengan CNN, Bolsonaro menjelaskan, setelah melakukan penelitian fiktif, WHO mempertanyakan keampuhan obat Hydroxychloroquine untuk menyembuhkan Corona, lalu menyingkirkannya.
Pada saat yang sama seperti halnya Presiden Amerika, meski selalu mempromosikan obat ini, Bolsonaro tak pernah menunjukkan bukti ilmiah.
Brazil sekarang menjadi salah satu episentrum Covid-19 di dunia, dan menduduki peringkat kedua setelah Amerika dalam jumlah positif Corona terbanyak di dunia. (HS)
342/