Menurut Kantor Berita ABNA,Seperti dilaporkan Sputnik, Deplu Rusia di statemennya yang dirilis hari Rabu (03/06/2020) menyatakan, Sergei Lavrov usai bertemu dengan delegasi pemerintah persatuan nasional Libya di Moskow menuntut dihentikannya segera bentrokan di negara ini.
Lavrov di pertemuan ini juga menekankan pentingnya untuk mencapai dialog komprehensif dengan partisipasi seluruh faksi plitik dan sosial.
Deplu Rusia di statemennya menekankan, pihak-pihak yang bertikai di Libya harus secepatnya mengakhiri konfrontasi di negara ini dan meraih solusi politik.
Delegasi pemerintah persatuan nasional Libya hari Rabu tiba di Moskow dan bertemu dengan sejumlah petinggi Rusia termasuk Sergei Lavrov membahas transformasi terbaru Tripoli.
Tentara Nasional Libya (LNA) di bawah komando Khalifa Haftar sejak April 2019 menyerang ibukota Tripoli.
Perlawanan pasukan pemerintah persatuan nasional berhasil memaksa LNA mundur dari sekitar Tripoli.
Mesir, Uni Emirat Arab (UEA), Arab Saudi dan Perancis mendukung pasukan Haftar. Sementara Turki, Qatar, Italia dan PBB mendukung pemerintah persatuan nasional yang berpusat di Tripoli. (MF)
342/