Menurut Kantor Berita ABNA, Rouhani dalam sebuah pesan yang disampaikan hari Ahad (10/5/2020), menyatakan harapan bahwa hubungan bilateral Tehran-Baghdad akan terus berkembang selama kepemimpinan al-Kadhimi.
"Kerja sama antara Iran dan Irak di semua bidang akan melayani kepentingan kedua negara serta menciptakan perdamaian dan stabilitas di kawasan," ujarnya.
Rouhani juga mengharapkan kesuksesan dan kemuliaan untuk pemerintah dan rakyat Irak.
Parlemen Irak pada Kamis lalu, memberikan mosi percaya kepada kabinet usulan Mustafa al-Kadhimi dan dengan mosi ini, ia secara resmi menduduki jabatan PM baru Irak. (RM)
342/