Menurut Kantor Berita ABNA, Sputnik melaporkan, Pentagon dalam sebuah pernyataan Jumat (1/5/2020) mengumumkan jumlah kasus positif Covid-19 di kalangan militer AS secara keseluruhan mencapai 7.145 orang.
Pentagon juga melaporkan sebanyak 27 orang meninggal akibat virus corona
Tapi banyak pihak yang meragukan kebenaran data tersebut. Pasalnya, Juru bicara Pentagon, Alyssa Farah menyatakan penyebaran informasi mengenai penderita virus Corona di kalangan tentara AS dihentikan karena masalah keamanan.
"Kami tidak akan melaporkan jumlah pasti personil yang terkena dampak Covid-19 dari tingkat brigade, pangkalan atau pusat komando operasi," ujar Farah hari Rabu (1/4/2020).
Sebelumnya, Menteri Pertahanan AS, Mark Esper dalam sebuah pernyataan Maret lalu mengungkapkan rencananya untuk melarang Pentagon mengumumkan informasi akurat mengenai jumlah tentara AS yang terinfeksi virus corona dengan pertimbangan keamanan. Tapi langkah ini tidak bisa dijalankan secara penuh, karena tekanan publik AS sendiri, terutama media dan keluarga tentara negara ini.
Amerika Serikat menempati urutan teratas dalam jumlah kasus positif Covid-19 dan total kematian akibat virus mematikan ini.
Data terbaru dari Worldometer menunjukkan jumlah orang terinfeksi virus corona di AS mencapai 1.131.452 orang, dengan kematian mencapai 65.776 orang.(PH)
342/