(ABNA24.com) Kemenlu Iran, Jumat (28/2/2020) mengumumkan, Iran dengan memperhatikan keputusan yang diambil sebelumnya oleh peserta perundingan Astana, percaya bahwa pertemuan ini dapat menjamin langkah efektif dalam rangka memerangi terorisme, mencegah kerugian terhadap warga sipil, dan menyelesaikan konflik secara politik.
Ditambahkannya, Iran mengecam pihak ketiga yang berusaha merusak kesepakatan Astana, dan langkah Amerika Serikat yang secara tidak bertanggung jawab berusaha menciptakan ketegangan di kawasan, demi mempertahankan kehadirannya di Suriah untuk merampok minyak negara ini.
Menurut Kemenlu Iran, Tehran terus menjalin kontak dengan seluruh pihak yang menandatangani kesepakatan Astana, dan melanjutkan upayanya untuk mengakhiri ketegangan di Idlib.
...........
340