Kantor Berita Ahlulbait

Sumber : Parstoday
Minggu

11 Februari 2024

19.04.51
1436842

Peralatan Spionase Israel, di Dekat Lebanon, Dibombardir Hizbullah

Gerakan perlawanan Islam Lebanon, mengumumkan telah menyerang peralatan spionase Israel, di wilayah Lebanon, yang diduduki Rezim Zionis.

Hizbullah, Minggu (11/2/2024) mengabarkan, "Kami telah menyerang peralatan mata-mata Israel, di pangkalan Ruwaisat Al Alam, dan lahan pertanian Shebaa, sehingga menyebabkan korban tewas di pihak musuh."


Sejak dimulainya operasi Badai Al Aqsa, sampai sekarang, Hizbullah, sudah melancarkan 119 kali serangan ke posisi Israel, untuk mendukung rakyat Palestina, di Jalur Gaza.


Serangan-serangan Hizbullah, ke pangkalan-pangkalan militer Israel, dan distrik Zionis, telah menyebabkan sejumlah korban tewas serta terluka.


Pada 1 Februari 2024, media-media Zionis, mengabarkan, akibat meningkatnya ketegangan di perbatasan utara Wilayah pendudukan, sirene bahaya berulangkali berbunyi di Kiryat Shmona, Kfar Yuval, dan Ma'ayan Baruch, di Al Jalil yang diduduki.


Menurut keterangan media-media Rezim Zionis, Hizbullah Lebanon, menembakkan sedikitnya 20 unit rudal ke Kiryat Shmona dalam serangan awal Februari tersebut.


Di sisi lain, Angkatan Bersenjata Israel, mengumumkan, jumlah perwira dan tentara Israel, yang terluka sejak 7 Oktober, mencapai 2.748 orang, dan sejak operasi darat di Gaza, mencapai 1.258 orang.


Serangan-serangan sporadis Hizbullah, ke pangkalan-pangkalan militer Israel, dan konsentrasi pasukan Rezim Zionis, meningkatkan kemungkinan bertambahnya jumlah korban dari pasukan Israel. (HS)