(ABNA24.com) Menteri Perminyakan Iran menyatakan sidang OPEC terbaru mengabulkan permohonan Iran untuk dibebaskan dari kesepakatan pemangkasan produksi minyak sebagaimana tahun sebelumnya.
Bijan Namdar Zanganeh menyampaikan masalah ini hari Senin (1/7) seusai menghadiri pertemuan para menteri minyak negara-negara pengekspor minyak (OPEC) di Wina.
"...,,semua ketentuan piagam kerja sama OPEC dan Non-OPEC telah ditandatangani, dan keputusan bersama yang diambil bersifat tidak mengikat bagi negara-negara," ujar menteri perminyakan Iran.
"Di akhir pertemuan ditegaskan bahwa piagam dan mekanisme operasional ini tidak berpengaruh terhadap OPEC," tegas Zanganeh.
Zanganeh menambahkan bahwa tujuan piagam kerja sama OPEC dan Non-OPEC demi menciptakan mekanisme yang tepat bagi kerja sama antarnegara-negara non-anggota dengan anggota OPEC.
Pertemuan Piagam Kerja Sama OPEC dan Non-OPEC akan diadakan di Sekretariat OPEC di Wina.
Pertemuan ke-170 negara-negara pengekspor minyak digelar pada hari Senin (1/7) di Wina, ibu kota Austria, dengan partisipasi para menteri dari 14 negara anggota OPEC.
/129
2 Juli 2019 - 06:46
Kode berita: 957021
Menteri Perminyakan Iran menyatakan sidang OPEC terbaru mengabulkan permohonan Iran untuk dibebaskan dari kesepakatan pemangkasan produksi minyak sebagaimana tahun sebelumnya.