Menurut Kantor Berita ABNA, Wakil Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran atau Rahbar di Lorestan mengatakan, mengingat bahwa Majelis Ulama Indonesia termasuk lembaga yang sangat aktif, maka hubungan antara perhimpunan ulama Lorestan dan MUI dapat memperkuat kerjasama Lorestan-Indonesia.
Kantor berita IQNA (1/6) melaporkan, Hujatulislam Sayid Ahmad Miremadi, Wakil Rahbar di Lorestan dan Imam Jumat Khoramabad, Sabtu (31/5) dalam pertemuannya dengan Duta Besar Indonesia untuk Iran mengatakan bahwa hubungan dua negara sejak lama erat dan mesra. "Republik Islam Iran berkeinginan besar untuk menjalin hubungan politik, budaya, ekonomi dan sosial dengan Indonesia karena banyaknya kesamaan yang dimiliki rakyat Indonesia dan Iran, juga karena peran penting Indonesia di kawasan," katanya.
Ia menambahkan, "Rakyat Iran dan Indonesia secara akhlak memiliki banyak kesamaan. Di antara karakteristik akhlak menonjol rakyat kedua negara adalah ramah, bersahabat, bijak dan toleran."
Hujatulislam Miremadi menilai dilakukannya kunjungan semacam ini sangat urgen untuk mengenal adat istiadat, kebudayaan dua bangsa dan kapasitas serta kemampuan masyarakat Islam.
Wakil Rahbar di Lorestan menambahkan, "Di Provinsi Lorestan terbuka peluang lebar yang jika memungkinkan hubungan Lorestan dan provinsi-provinsi Indonesia dapat dijalin guna memperkuat hubungan dua negara."
"Mengingat bahwa Majelis Ulama Indonesia adalah lembaga yang sangat aktif, maka hubungan perhimpunan ulama Lorestan dan MUI dapat menjadi awal yang baik bagi upaya memperkuat kerjasama Lorestan dan Indonesia. Pasalnya ulama dan agama berperan besar dalam memperkuat hubungan dan keyakinan agama masyarakat," lanjutnya.
Miremadi menyebut imperialisme dan Takfirisme sebagai hambatan laten bagi terciptanya hubungan dua negara Islam. Ia menuturkan, "Imperialisme selalu menciptakan perpecahan, kemiskinan dan kesulitan di antara Muslimin. Buktinya dapat dilihat di negara-negara Muslim yang sekalipun kaya sumber daya alam namun tetap miskin."
Kelompok Takfiri dan ekstremis, katanya, adalah penyebab perpecahan Muslimin. Maraknya pengkafiran di Indonesia menunjukkan bahwa Takfiri dan ekstremis selalu mengganggu kemajuan Islam.
Wakil Rahbar di Lorestan menilai kehadiran warga Iran dan kunjungan-kunjungan mereka ke Indonesia sebagai bukti bahwa rakyat Iran berkeinginan untuk menjalin hubungan dengan Indonesia. Ia berharap kunjungan Dubes Indonesia ke Lorestan dapat menjadi sumber kebaikan dan berkah bagi provinsi tersebut.
Ia menandaskan, "Kami berharap Dubes Indonesia dalam kunjungan ini selain mengenal aktivitas-aktivitas Iran di Lorestan, juga dapat mengambil pelajaran penting dari aktivitas-aktivitas ini." (IRIB)