5 Januari 2014 - 20:30
Emir Qatar Melarang Qaradhawi Berkhutbah

Sumber-sumber politik dan berbagai situs mengkonfirmasikan keputusan Emir Qatar melarang Yusuf Qaradhawi untuk berkhutbah pada shalat Jumat di masjid Umar bin Khattab.

Menurut Kantor Berita ABNA, Alalam (6/1) melaporkan, mubaligh kontroversial keturunan Mesir yang selama bertahun-tahun menyampaikan khutbah shalat Jumat di masjid Umar bin Khattab ini, dalam khutbah terbarunya menyampaikan masalah yang dinilai sangat kontroversial terkait transformasi di Mesir.

Laman Qaradhawi di jejaring sosial termasuk Twitter, pekan lalu juga menyampaikan pesan permintaan maaf sebagai berikut, "Syeikh Qaradhawi tidak dapat menyampaikan khutbah pada shalat Jumat mendatang dan insya Allah akan dilanjutkan pada pekan-pekan berikutnya."

Konon, tuduhan Qaradhawi terhadap militer Mesir dalam khutbah Jumatnya sebagai sebab dari permintaan maaf tersebut.

Pada khutbah Jumat terbarunya, Qaradhawi menyatakan, "Allah Swt mencatat kejahatan para pengkudeta dan teroris dan mereka akan dibalas karena kezaliman terhadap rakyat Mesir."

"Mereka sekarang mengklaim Ikhwanul Muslimin sebagai kelompok teroris akan tetapi mereka lupa bahwa mereka sendiri yang teroris," tambahnya.  

"Kami menganggap el-Beblawi adalah sosok moderat, akan tetapi terbukti bahwa dia adalah seorang yang licik," tutur Qaradhawi.  

Dalam beberapa bulan terakhir, sikap pemimpin, tokoh dan media massa Qatar, menuai protes dan kecaman dari rakyat dan pemerintah Mesir.

 493708