Menurut Kantor Berita ABNA, Khatib shalat Jumat Tehran memprediksi penyelenggaraan lebih semarak pemilu presiden akan datang akan kembali membuat dunia tercengang.
Ayatullah Mohammad Ali Movahedi Kermani dalam khutbah Jumat Tehran menegaskan, rakyat Iran dengan berpartisipasi aktif dan luas dalam pemilu presiden bulan Juni 2013 akan kembali menunjukkan loyalitasnya terhadap Republik Islam Iran dan membuat putus asa para musuh untuk melanjutkan konspirasinya terhadap Iran.
Ayatullah Movahedi Kermani menekankan bahwa periode pemilu presiden kali ini sangat penting dengan mencermati eskalasi tekanan dan sanksi Barat dan propaganda negatif musuh terhadap Iran.
"Pemilu kali ini adalah waktunya bagi bangsa Iran menunjukkan semangatnya dengan memberikan jawaban telak kepada musuh Republik Islam Iran," ujarnya.
Di bagian lain dari khutbahnya, Ayatullah Movahedi Kermani menyampaikan bela sungkawa kepada korban akibat gempa bumi di provinsi Bushehr, selatan Iran dan meminta keluarga korban untuk tetap sabar. Beliau juga menyampaikan rasa terima kasih kepada para pejabat negara dan rakyat Iran yang telah mempercepat proses bantuan kemanusiaan ke daerah gempa.
Khatib shalat Jumat Tehran juga mengucapkan selamat untuk Hari Militer Republik Islam Iran yang jatuh pada 18 April tahun ini dan mengatakan, "Pasukan bersenjata, khususnya Militer Republik Islam Iran selama 8 tahun berhasil menciptakan semangat perjuangan mempertahankan negara di hadapan musuh."
Ayatullah Movahedi Kermani juga mengisyaratkan kemajuan dan penemuan yang dikembangkan oleh para ilmuwan Iran di pelbagai bidang dan mengatakan, "Tekanan dan sanksi tidak pernah mempengaruhi tekad bangsa Iran untuk meraih kemajuan, bahkan yang terjadi adalah tekad itu menjadi semakin kuat."
Khatib jumat Tehran juga tidak lupa menyinggung konspirasi baru Wahabi dalam menyebarkan buku-buku sesat kepada para peziarah dan menasihati mereka agar lebih waspada menghadapi manuver Wahabi ini.