8 Desember 2012 - 23:24

Ribuan warga Muslim Syiah menggelar demo di jalanan New York pada Jumat, (7/12) untuk menyuarakan kemarahan mereka pada pemerintah Pakistan dan teroris Taliban yang melakukan “genosida” terhadap warga Syiah.

Menurut Kantor Berita ABNA, dilansir dari Islam Times, ribuan warga Muslim Syiah menggelar demo di jalanan New York pada Jumat, (7/12) untuk menyuarakan kemarahan mereka pada pemerintah Pakistan dan teroris Taliban yang melakukan “genosida” terhadap warga Syiah.


“Demonstrasi ini mengutuk aksi barbar teroris Taliban, Al-Qaeda dan semua ekstremis atas nama Islam,” ujar salah seorang pendemo warga AS keturunan Pakistan berusia 21 tahun, yang mengindentifikasi diri sebagai Komal, sebagaiana dilaporkan oleg AFP.


“Mereka bukan Muslim, karena mereka melakukan apa yang ditentang oleh Al-Quran,” tuturnya.

Demonstrasi yang diikuti banyak wanita dan anak-anak, dimulai di luar kantor PBB dan berakhir di konsulat Pakistan.

Muslim Syiah, di wilayah Pakistan mengisi sekitar 20 persen dari jumlah keseluruhan populasi 167 juta jiwa Pakistan. Di seluruh Pakistan, kekerasan sektarian yang dilakukan teroris Al-Qaeda dan Taliban didikan Arab Saudi dan Qatar telah menewaskan lebih dari 4.000 jiwa sejak akhir 1990-an.

 
Taliban dan Al-Qaeda tidak saja membantai Warga Syiah, namun semua agama dan mazhab yang dianggap berbeda dengan teologi horor ala Wahabiyah.


Bulan lalu, sebuah serangan bom yang diklaim Taliban pada kegiatan prosesi Muslim Syiah membunuh delapan jiwa dan melukai 30 lainnya di barat laut Pakistan, saat komunitas tersebut memperingati hari suci Asyura.


Ledakan tersebut disusul serangan bunuh diri lainnya, yang juga diklaim Taliban di Pakistan, menewaskan 23 jiwa pada prosesi Syiah di kota Rawalpindi, pengeboman paling mematikan di negara terebut selama lima bulan terakhir.