Menurut Kantor Berita ABNA, Yayasan Pendidikan Bahrain menuntut dibebaskannya Mahdi Abu Dzaib dan Khanum Jalilah Salman yang keduanya menjabat sebagai ketua dan Wakil Ketua Persatuan Guru se-Bahrain.

Yayasan tersebut secara resmi menyatakan tuntutannya ahad kemarin (11/11) menyusul ditangkapnya Khanum Jalilah Salman pada rabu (7/11) pekan lalu yang kemudian dijebloskan ke dalam penjara dan masih ditahan sampai saat ini. Pihak keamanan Bahrain sama sekali tidak mengizinkan keluarga atau siapapun untuk menemui guru yang terkenal vokal dan kritis dalam memprotes kebijakan-kebijakan rezim Bahrain yang tidak adil.

Yayasan pendidikan tersebut menyebutkan akan terus meminta dukungan dari banyak pihak agar turut mendesak rezim Bahrain sehingga kedua aktivis tersebut bisa segera dibebaskan.