Menurut Kantor Berita ABNA, pada gambar sebelah kiri tampak seseorang dengan ikat kepala yang bertuliskan "کتائب القسام", dan disebelah kanan tampak gambar yang sama namun dengan ikat kepala yang bertuliskan "یا زینب" (Ya Zainab). Ikat kepala bertuliskan Ya Zainab adalah ciri khas pengikut Syiah. Gambar dengan ikat kepala "Ya Zainab" tersebut beredar di bebapa situs jejaring sosial termasuk Facebook dengan keterangan gambar bertuliskan: "Gambar seorang pasukan militer Suriah ini disebar oleh situs-situs resmi Syiah yang menunjukkan betapa bangganya mereka telah menghabisi umat Sunni di Suriah. Target mereka adalah menghabisi umat Sunni di Suriah yang bagi mereka adalah wilayah Sayyidah Zainab. Patut diketahui, ribuan pasukan terlatih Syiah yang berasal dari Irak, Libanon, Iran, Bahrain dan Kuwait dikirim ke Suriah untuk memerangi dan membantai saudara-saudara kita umat Sunni Suriah."
Postingan tersebut adalah kedustaan belaka. Sebab gambar tersebut aslinya adalah gambar seorang mujahidin Palestina di Gaza yang telah beredar di dunia maya sejak tahun 2006. Upaya pihak oposisi anti pemerintahan Bashar Assad menebar kebohongan tersebut adalah untuk menutupi kenyataan yang sebenarnya bahwa, kelompok Al Qaedah yang berasal dari Afghanistan, Mesir, Arab Saudi dan lain-lain yang justru dikirim ke Suriah untuk memerangi militer Negara tersebut untuk membuat kekacauan di Negara yang berdaulat tersebut yang selama ini menjadi penghambat kepentingan Israel dan AS di timur tengah. Postingan-postingan dusta semacam ini telah banyak beredar dan telah berhasil mengelabui beberapa masyarakat Islam di beberapa negara, termasuk Indonesia.