26 Juli 2012 - 06:16

Majma' juga meminta perhatian dunia internasional, organisasi-organisasi dan negara-negara Islam agar mengecam dan menuntut dihentikannya pembunuhan etnik Islam serta melaksanakan tindakan untuk menjaga para pengungsi muslim, wanita dan anak-anak yang menjadi korban dalam tragedi tersebut.

Menurut Kantor Berita ABNA, Berkenaan dengan tindakan biadab dan tidak berprikemanusiaan dengan terjadinya pembunuhan etnis di Myanmar, Majma' Jahani Ahlul Bait mengeluarkan pernyataan penting untuk mendapat perhatian serius dari pihak-pihak yang terkait. Pernyataan tersebut menuntut pihak pemerintah Myanmar agar bertanggung jawab atas keselamatan dan keamanan jiwa umat Islam selain bertindak segera menghentikan pembunuhan etnis. Majma' Jahani Ahlul Bait juga meminta pihak terkait Myanmar untuk menyediakan laporan terperinci dan komprehensif untuk kemudian disampaikan kepada penduduk dunia mengenai kejadian yang sebenarnya. Teks pernyataan sikap Majma Jahani Ahlul Bait tersebut adalah seperti berikut: بسم الله الرحمن الرحیم Tersebarnya berita mengenai pembunuhan massal penduduk Islam Rohingya di negara Myanmar melahirkan kebimbangan di kalangan masyarakat Islam khususnya pengikut Ahlul Bait. Selama 3 dekade terakhir bahkan sampai saat ini kita masih juga menyaksikan penduduk Rohingya menghadapi pelecehan hak kemanusiaan dengan pembersihan etnik, pembunuhan, pemerkosaan dan pengusiran dari pihak penguasa. Majma' Jahani Ahlul Bait mengecam dan menyatakan kebencian terhadap kezaliman atas penduduk minoritas Islam Myanmar (yang menjadi mangsa pembunuhan etnik), dengan ini Majma Jahani Ahlul Bait meminta pihak terkait untuk menyediakan laporan terperinci dan komprehensif kepada penduduk dunia termasuk bertindak segera menghentikan kekerasan disamping mengembalikan keamanan kepada penduduk Islam. Negara ini yang bertanggungjawab menjaga keamanan hendaklah mengentikan pembunuhan dan tindak kekerasan dalam bentuk apapun terhadap warga sipil yang tidak berdosa tidak dapat diterima. Majma' juga meminta perhatian dunia internasional, organisasi-organisasi dan negara-negara Islam agar mengecam dan menuntut dihentikannya pembunuhan etnik Islam serta melaksanakan tindakan untuk menjaga para pengungsi muslim, wanita dan anak-anak yang menjadi korban dalam tragedi tersebut. Pada saat yang sama, Majma' Jahani Ahlul Bait juga sekali lagi memberikan peringatan tentang budaya kotor dan anti kemanusiaan Islamfobia yang sebenarnya berasal dari ciptaan Barat. Selain itu Majma' juga meminta tindakan diskriminasi atas umat Islam di seluruh dunia dihentikan.