Menurut Kantor Berita ABNA, sejumlah media setempat menurunkan berita terbaru mengenai terjadinya ledakan bom beruntun yang menewaskan 39 orang dan menyebabkan 118 lainnya luka-luka pada hari senin (23/7) di Irak. Ledakan pertama terjadi di kota Al Maqdiyah di provinsi Diyalah yang menyebabkan 15 warga sipil tewas. Zaid Ibrahim salah seorang pejabat pemerintahan kota al Maqdiyah menyebutkan 3 pengendara motor melemparkan bahan peledak di jalan-jalan utama kota tersebut, di saat keadaan jalan sedang dipadati banyak orang yang beraktivitas. Zaid Ibrahim selanjutnya mengatakan jumlah korban jiwa diperkirakan akan bertambah mengingat tidak sedikit korban yang terkena ledakan bom tersebut mengalami luka yang cukup parah. Sementara itu pihak kepolisian Irak juga mengumumkan telah terjadi ledakan di hari yang sama di kota Karkuuk yang menewaskan sekurang-kurangnya 5 orang dan melukai 19 orang lainnya. Kepolisian setempat menyatakan ledakan berasal dari dua mobil pribadi yang masing-masing terparkir dekat kantor pemadam kebakaran dan kantor polisi di kota tersebut. Ledakan lain juga di saat yang bersamaan terjadi di jalan al Quds, di pusat kota tersebut. Dalam ledakan tersebut, pihak kepolisian melaporkan sejumlah orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka. Ledakan tersebut juga menyebabkan kerusakan signifikan sejumlah rumah, toko dan beberapa kendaraan.
24 Juli 2012 - 19:30
Kode berita: 331537
Total dalam satu hari terjadi 26 ledakan oleh teroris di sejumlah kota berbeda di Irak. Sekurang-kurangnya puluhan ledakan tersebut telah menewaskan 93 orang dan 118 luka-luka.