Menurut Kantor Berita ABNA, meskipun aksi terorisme semakin membabi buta dan telah menelan banyak korban dari warga Syiah, pemerintah Pakistan masih juga terkesan berdiam diri. Kamis (12/4) sekelompok teroris yang menamakan diri Sepah-e-Sahaba membunuh dua warga Syiah di Qandahari, jalan Fatima Jinah, Quetta, Pakistan. Selain menewaskan dua warga sipil tersebut, juga menyebabkan seorang warga laki mengalami luka serius dan segera dilarikan ke rumah sakit, sampai berita ini diturunkan kondisinya masih kritis. Berita terbaru dari wartawan ABNA di Pakistan, jenazah Zafar Ali yang diculik bulan lalu telah ditemukan dan pada jenazahnya terlihat bekas-bekas siksaan, diduga berat ia telah mengalami penyiksaan berat sebelum dibunuh. Beliau dikatakan sedang dalam perjalanan kembali dari berziarah ke Iran dan kemudian diculik di wilayah Ramak. Jenazahnya kemudian ditemukan penduduk Baharpur, Dire Islamil Khan, sebulan kemudian. Sejak beberapa bulan terakhir kelompok teroris Wahabi Sepah-e-Sahaba telah meningkatkan pembunuhan Syiah di berbagai wilayah, di Pakistan. Ketiadaan respon pihak berwajib Pakistan untuk menanggulangi masalah tersebut, sejak beberapa hari sebelumnya, warga Syiah Pakistan menjalankan aksi unjuk raya besar-besaran menuntut pemerintah Pakistan lebih melindungi keselamatan dan keamanan warganya.
12 April 2012 - 19:30
Kode berita: 308311
Meskipun aksi terorisme semakin membabi buta dan telah menelan banyak korban dari warga Syiah, pemerintah Pakistan masih juga terkesan berdiam diri.