24 Maret 2012 - 19:30

Mahkamah Agung Italia menolak pengaduan Emir Qatar terkait permintaan kompensasi finansial dari koran La Repubblica.

Menurut Kantor Berita ABNA, Mahkamah Agung Italia menolak pengaduan Emir Qatar terkait permintaan kompensasi finansial dari koran La Repubblica. Televisi al-Alam pada Ahad (25/3) melaporkan, saat menyinggung kunjungan Emir Qatar, Sheikh Hamad bin Khalifa Al Thani ke Italia, koran La Repubblica menulis, Emir Qatar bersama lima istrinya telah datang ke Italia. Situs Watan menulis, Mahkamah Tinggi Italia menyatakan bahwa koran tersebut tanpa sengaja telah menulis kalau Emir Qatar memiliki lima istri. Sebelumnya, koran Spanyol Uno, dalam laporannya menulis bahwa pasca revolusi terbaru di negara-negara Arab, Emir Qatar berhasil mendominasi ekonomi dan politik di negara-negara itu dan mengambil keuntungan dari krisis ekonomi negara-negara Barat. Lebih lanjut koran itu menulis, Emir Qatar yang mereka sebut "Kissinger Arab" telah mengambil keuntungan dari musim semi Arab dan instabilitas di negara-negara kawasan itu supaya meraih posisi ekonomi dan politik tertinggi di antara mereka. Dia juga berupaya mengambil keuntungan dari krisis yang melanda negara-negara Barat agar dapat menggapai pengaruh yang lebih luas di dunia. Koran Spanyol itu menambahkan bahwa Emir Qatar selain memiliki jaringan berita raksasa seperti Aljazeera, juga mempunyai berbagai perusahaan raksasa di dunia dan sebuah hotel besar di Eropa serta mempunyai posisi penting di bidang jasa perbankan di Barat. Koran tersebut juga menyinggung intervensi Qatar di Palestina, Libya, Mesir dan Suriah pasca revolusi di negara-negara Arab dan menambahkan bahwa Qatar berupaya mendominasi dunia dari Timur hingga Barat. Sumber: IRIB Indonesia