Menurut laporan kantor berita "Abna" mengutip portal informasi Gerakan Hamas, Mahmud Mardawi, salah satu pemimpin Hamas, memperingatkan tentang meningkatnya serangan pemukim Zionis terhadap warga Palestina di Tepi Barat dan Yerusalem yang diduduki.
Dengan merujuk pada penghancuran sejumlah rumah serta fasilitas pertanian dan industri di wilayah Al-Aghwar, serta pembakaran sebuah pabrik di utara Ramallah, ia menekankan: serangan-serangan ini mencerminkan dimensi terorisme terorganisir yang dilakukan oleh kelompok pemukim tak terkendali di bawah perlindungan kabinet pendudukan, yang menghadapi krisis keamanan dan lapangan, terhadap bangsa Palestina.
Mardawi menambahkan: kejahatan-kejahatan ini tidak akan berhasil mencapai tujuannya untuk mengusir warga Palestina dan mengosongkan tanah dari penduduk aslinya melalui pembunuhan, pembakaran, dan penciptaan ketakutan.
Ia menyatakan bahwa rezim pendudukan bertanggung jawab atas kelanjutan eskalsi berbahaya ini dan konsekuensinya, dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk menghentikan sikap diam dan reaksi lemah mereka yang mendorong rezim pendudukan dan pemukim untuk terus dan meningkatkan kejahatan mereka.
Pemimpin Hamas ini juga meminta warga Palestina untuk memperkuat ketahanan dan solidaritas mereka, mengaktifkan semua cara perlindungan dan penanggulangan terhadap serangan pemukim, dan mengintensifkan perlawanan melawan rezim pendudukan.
Komentar Anda