12 Juli 2026 - 23:42
Source: ABNA
Pakistan: Kami Berkomitmen Mendukung Pencapaian Perdamaian Berkelanjutan di Kawasan

Kementerian Luar Negeri Pakistan menyusul tindakan Washington dalam menciptakan ketegangan di kawasan melalui agresi terhadap titik-titik di wilayah Iran, menyatakan: Kami berkomitmen untuk mendukung pencapaian perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di kawasan.

Menurut laporan kantor berita ABNA yang mengutip Al Jazeera, Kementerian Luar Negeri Pakistan hari ini, Minggu, menyusul tindakan AS dalam menciptakan ketegangan di kawasan melalui agresi terhadap titik-titik di wilayah Iran, mengeluarkan pernyataan yang mengatakan: "Kami mengikuti dengan keprihatinan mendalam peristiwa-peristiwa terkini yang memperburuk ketegangan regional."

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh Kementerian Luar Negeri Pakistan dalam hal ini disebutkan: "Kami berkomitmen untuk memberikan dukungan penuh bagi pencapaian perdamaian dan stabilitas berkelanjutan di kawasan melalui dialog dan diplomasi. Islamabad kembali menegaskan dukungannya terhadap kedaulatan dan integritas teritorial semua negara saudara di kawasan."

Kementerian Luar Negeri Pakistan menambahkan: "Kami mendesak kedua belah pihak (Iran dan AS) untuk menahan diri, mengambil langkah-langkah de-eskalasi, dan mematuhi komitmen mereka sesuai dengan nota kesepahaman."

Perkembangan terbaru dalam hubungan Iran dan Amerika sekali lagi menunjukkan bahwa berkas hubungan kedua negara masih berada pada titik yang sensitif dan kompleks; serangan terbaru Amerika terhadap titik-titik di dalam wilayah Iran juga menjadi awal dari babak baru ketegangan militer dan politik antara kedua negara. Titik di mana di saat yang sama terlihat tanda-tanda keberlanjutan jalur diplomasi, dan di sisi lain, manuver politik dan keamanan juga menambah spektrum ketidakjelasan. Kondisi ini terjadi ketika pernyataan terbaru Donald Trump tentang proses interaksi dengan Iran, lebih daripada memberikan gambaran jelas tentang masa depan, justru melahirkan pertanyaan-pertanyaan baru tentang strategi nyata Washington.

Dalam beberapa hari terakhir, Trump di satu sisi merujuk pada berakhirnya gencatan senjata dan di sisi lain berbicara tentang kelanjutan negosiasi; sikap-sikap yang dari banyak sudut pandang menunjukkan pendekatan ganda dalam politik AS. Dualitas ini sebelumnya juga telah terlihat terhadap Iran; sedemikian rupa sehingga Washington selalu berupaya, sambil mempertahankan saluran dialog, untuk menggunakan alat-alat tekanan politik, ekonomi, dan keamanan guna meningkatkan daya tawarnya.

Your Comment

You are replying to: .
captcha