Menurut kantor berita ABNA, ribuan orang Yaman di Al-Sabin Square di Sana'a dan provinsi-provinsi lain di negara itu berpartisipasi dalam aksi jalanan «Mendukung Pernyataan Angkatan Bersenjata Yaman.»
Dalam pernyataan akhir aksi jalanan rakyat Yaman dalam mendukung angkatan bersenjata negaranya disebutkan: «Kami menyatakan dukungan penuh kami terhadap pernyataan angkatan bersenjata Yaman dan menganggapnya sebagai hak yang sah dan respons terhadap penindasan yang dialami rakyat Yaman. Kami tegaskan bahwa kami tidak akan menerima blokade bandara dan pelabuhan Yaman oleh koalisi Saudi-Amerika, dan setiap agresi atau pelanggaran wilayah udara negara kami akan mendapat tanggapan tegas.»
Rakyat Yaman, yang selain bendera negaranya sendiri, juga membawa bendera negara-negara poros perlawanan, yaitu Iran, Lebanon, Hizbullah, dan Irak, menambahkan: «Kami menyatakan solidaritas penuh kami dengan Republik Islam Iran dan mengutuk tindakan AS yang tidak mematuhi janji dan kesepakatan apa pun. Kami mengapresiasi persatuan dan kohesi rakyat Iran serta partisipasi jutaan mereka dalam upacara pemakaman Ayatullah Sayyid Ali Khamenei.»
Di bagian lain dari pernyataan ini ditekankan tentang kelanjutan formula «kesatuan medan,» koordinasi penuh dengan poros perlawanan yang mencakup Palestina, Lebanon, Iran, Irak, dan Yaman, kesiapan untuk menghadapi setiap eskalasi, dan komitmen rakyat Yaman pada jalan perjuangan kebebasan dan dukungan terhadap cita-cita umat Islam, terutama masalah Palestina.
Dalam pernyataan akhir aksi jalanan ini juga diminta kepada rakyat Yaman di utara dan selatan negara itu untuk bersatu guna menghadapi para penjajah, membebaskan seluruh wilayah Yaman, merebut kembali sumber daya nasional, dan mencapai kebebasan serta kemerdekaan.
Your Comment