11 Juli 2026 - 23:54
Kemegahan Epos Ini Membuat Mata Dunia Terpukau dan Melipatgandakan Kemarahan Musuh

Ayatullah Mahdi Hadavi Tehrani, dalam sebuah pesan bertepatan dengan pengantaran megah Pemimpin Syahid Revolusi Islam, menyebut kemegahan epos ini dengan semboyan “Harus Bangkit” telah membuat mata dunia terpukau dan melipatgandakan kemarahan musuh. Ia menegaskan bahwa kebohongan puluhan tahun propaganda melawan Republik Islam Iran dalam beberapa hari telah terbongkar, dan semangat menuntut pembalasan telah membuat Presiden Amerika mengigau dan berbicara kacau.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  — ABNA — teks pesan tersebut adalah sebagai berikut:

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang

﴿سَلاَمٌ عَلَیْکُمْ بِمَا صَبَرْتُمْ فَنِعْمَ عُقْبَی الدَّارِ﴾ (al-Ra’d, 24)

“Salam sejahtera atas kalian karena kesabaran kalian. Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu.”

Kemegahan pengantaran Syahid Iran dengan semboyan “Harus Bangkit” telah membuat mata dunia terpukau dan melipatgandakan kemarahan musuh.

Rakyat Iran dan Irak yang beriman kepada Allah, bahkan masyarakat di seluruh dunia bersama para pencari kebenaran, dalam duka yang memilukan ini telah menciptakan sebuah epos yang penuh semangat. Mereka menggagalkan tipu daya para makar dunia dengan ujung jari cinta dan keikhlasan, serta membatalkan sihir para penyihir Fir’aun.

Kebohongan puluhan tahun propaganda melawan Republik Islam Iran dan kepemimpinannya yang kuat serta tulus, dalam beberapa hari telah tersingkap. Para pendusta tak tahu malu, yang dipermalukan oleh kebohongan dan fitnah bertahun-tahun, menjadi tergagap, lalu dengan putus asa berusaha menjauhkan diri dari tatapan mencela masyarakat dunia dan bersembunyi di balik klaim-klaim kosong.

Gelora tuntutan pembalasan dari masyarakat yang telah dibangkitkan sedemikian besar sehingga membuat Presiden Amerika yang narsistik dan tidak layak itu, dalam lingkaran ilusi yang lahir dari ketakutan, berbicara kacau seperti orang mengigau; sementara para penjilat di sekelilingnya pun terdorong melakukan gerakan panik yang tampak sakit.

Dengan bahasa apa dapat berterima kasih kepada rakyat yang setia ini? Dan siapa selain Allah Yang Mahatinggi yang memiliki kemampuan memberi balasan kepada mereka?

Kebersamaan para pejabat eksekutif, politik, militer, bahkan yudisial, dengan gerakan rakyat yang spontan ini juga menuntut rasa syukur dan penghargaan yang berlipat.

Semoga Iran yang berjaya, di bawah naungan kepemimpinan yang bijaksana, para pejabat yang melayani, dan rakyat yang setia, menjadi simbol nyata bagi terwujudnya janji-janji Ilahi di dunia, serta setiap hari semakin bersinar dibanding hari sebelumnya.

﴿وَمَا جَعَلَهُ اللَّهُ إِلَّا بُشْرَی لَکُمْ وَلِتَطْمَئِنَّ قُلُوبُکُمْ بِهِ وَمَا النَّصْرُ إِلَّا مِنْ عِنْدِ اللَّهِ الْعَزِیزِ الْحَکِیمِ﴾ (Ali Imran, 126)

“Dan Allah tidak menjadikannya melainkan sebagai kabar gembira bagi kalian dan agar hati kalian menjadi tenteram dengannya. Dan tidak ada kemenangan kecuali dari sisi Allah Yang Mahaperkasa lagi Mahabijaksana.”

Mahdi Hadavi Tehrani
Qom-Iran
20 Tir 1405 - 26 Muharram 1448

Your Comment

You are replying to: .
captcha