Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — dalam acara ini, Atase Kebudayaan Republik Islam Iran di Thailand, dengan mengenang Pemimpin Syahid, menyebut beliau sebagai simbol kemuliaan, perlawanan, persatuan umat Islam, dan pembelaan terhadap kaum tertindas. Dengan merujuk pada kehadiran jutaan rakyat Iran dalam prosesi pemakaman, ia menggambarkan kehadiran tersebut sebagai manifestasi kesetiaan bangsa, persatuan nasional, dan keberlanjutan jalan para syuhada.
Ia juga menekankan pentingnya menjelaskan pemikiran-pemikiran Pemimpin Syahid kepada generasi muda serta menyebarkan budaya keadilan, pengorbanan, dan perlawanan.
Kemudian, para peserta, sambil membawa gambar Pemimpin Syahid, bendera Republik Islam Iran, dan plakat-plakat bertuliskan slogan “Harus Bangkit”, mengikuti pawai simbolis. Dengan menampilkan solidaritas dan kesetiaan, mereka menegaskan kelanjutan jalan para syuhada serta penjagaan terhadap cita-cita mereka.
Sepanjang rute pawai, para peserta meneriakkan slogan-slogan untuk memuliakan kedudukan luhur para syuhada, mendukung cita-cita Revolusi Islam, membela bangsa-bangsa tertindas, dan mengecam kejahatan rezim Zionis. Mereka menegaskan keberlanjutan jalan Pemimpin Syahid serta komitmen terhadap cita-cita kemerdekaan, kebebasan, keadilan, dan perlawanan.
Your Comment