Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Ayatullah Mohammad Javad Fadhil Lankarani, dalam pesannya pada momen penguburan pemimpin yang syahid, menyampaikan belasungkawa atas kehilangan ini di hadapan Imam Zaman afs, bangsa Iran dan dunia Islam, dan menggambarkan tragedi ini sebagai tragedi yang tidak dapat diperbaiki dan berat.
Menunjuk pada posisi ilmiah, agama dan sosial dari Ayatullah Khamenei, ia berkata: kepergian seorang ahli hukum, marja taklid dan pemimpin menciptakan kesenjangan yang mendalam dalam masyarakat Islam yang tidak dapat dengan mudah diperbaiki, dan kesedihan ini merupakan kesedihan yang meresap bagi semua kaum tertindas dan pengikut Ahlulbait as.
Ayatullah Fadhil Lankarani menekankan: Pemakaman Ayatullah Khamenei bukan sekadar ritual perpisahan, namun memiliki dimensi spiritual dan politik yang mendalam dan dapat menyampaikan pesan yang jelas tentang kedudukan, kesetiaan, dan kesinambungan jalan revolusi menuju dunia.
Ia menambahkan: Banyaknya orang yang menghadiri upacara ini merupakan tanda kedewasaan intelektual dan keagamaan masyarakat, dan pahala spiritualnya digambarkan sangat besar dalam tradisi Islam. Sedemikian rupa sehingga disebutkan pahala akhirat yang besar atas penguburan orang-orang mukmin yang shaleh, dan pahalanya berlipat ganda bagi ulama dan pemuka agama.
Ulama besar Hauzah llmiah Qom ini melanjutkan dengan menunjuk pada dimensi sosial dari pemakaman: upacara tersebut, selain sebagai karya individu dan spiritual, juga membawa pesan politik yang penting dan menunjukkan bahwa bangsa Iran teguh pada cita-citanya dan akan melanjutkan jalur perlawanan terhadap musuh-musuh Islam dan revolusi.
Pada akhirnya ia mengundang masyarakat untuk menghadiri upacara tersebut dan berkata: Pemakaman ini dapat menjadi salah satu pemandangan paling megah dalam sejarah Revolusi Islam Iran dan menjadi wujud solidaritas, keimanan dan kesetiaan bangsa Iran terhadap cita-cita ketuhanan.
Your Comment