2 Juli 2026 - 16:43
Kelompok perlawanan Palestina: Kami menentang perwalian asing atas Gaza

Pada saat yang sama dengan hari ke-1000 Perang Gaza, kelompok perlawanan Palestina, meskipun menentang campur tangan asing dalam pemerintahan Jalur Gaza, menekankan bahwa pengelolaan wilayah ini sepenuhnya merupakan masalah internal Palestina dan menuntut dimulainya dialog nasional yang komprehensif dan pembentukan cepat komite administratif teknokrat di Gaza.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Kelompok perlawanan Palestina mengumumkan dalam sebuah pernyataan bahwa perang seribu hari rezim Zionis melawan Gaza, dengan dukungan langsung dari Amerika Serikat dan beberapa negara Barat, belum mampu mencapai tujuan yang dinyatakan rezim ini, termasuk migrasi paksa warga Palestina. Dalam pernyataan tersebut ditegaskan bahwa meski terjadi kerusakan dan krisis kemanusiaan yang parah, kemauan dan semangat perlawanan bangsa Palestina masih tetap teguh dan upaya untuk memaksa menyerah hanya akan berujung pada penguatan perlawanan.

Menekankan hak sah bangsa Palestina untuk melawan pendudukan, kelompok-kelompok ini menyerukan untuk mengintensifkan perlawanan di Tepi Barat, Yerusalem dan wilayah-wilayah pendudukan tahun 1948. Mereka juga menolak perwalian asing atas bangsa Palestina dan menyatakan bahwa pemerintahan Jalur Gaza adalah murni masalah internal. Mereka meminta komite administratif (teknokrat) untuk memulai aktivitasnya di Gaza sesegera mungkin dan menekankan perlunya mengadakan dialog nasional yang komprehensif untuk menciptakan persatuan politik, membangun kembali institusi nasional dan memperkuat Organisasi Pembebasan Palestina.

Disebutkan, kelompok perlawanan meminta negara-negara Arab dan Islam untuk menggunakan seluruh kapasitas politik dan diplomatik mereka untuk sepenuhnya menstabilkan gencatan senjata, menghadapi normalisasi hubungan dengan rezim Zionis dan mendukung perjuangan Palestina.

Your Comment

You are replying to: .
captcha