13 Juni 2026 - 11:48
Source: ABNA
Ayatullah Rajabi: Ketahanan Rakyat Iran Gagalkan Perhitungan Musuh

Seorang anggota Majelis Ahli Kepemimpinan mengatakan: Ketahanan rakyat Iran menyebabkan perhitungan pihak lawan gagal dan tujuan-tujuan yang telah mereka rancang tidak tercapai.

Sebagaimana dilaporkan oleh koresponden ABNA, Ayatullah Mahmoud Rajabi, Jumat malam, di sela-sela pelaksanaan upacara peringatan para syuhada perang 12 hari, dalam percakapannya dengan para wartawan menyatakan: Pengalaman perang-perang terakhir menunjukkan bahwa musuh telah salah perhitungan dalam menilai kapasitas rakyat Iran dan tidak memahami realitas yang ada dengan benar.

Ia mengatakan: Musuh mengira bahwa ia berhadapan dengan bangsa yang serupa dengan beberapa masyarakat lainnya dan dapat mencapai tujuannya dengan memberikan tekanan dan ancaman, namun dalam praktiknya ia justru berhadapan dengan rakyat yang tidak menundukkan kepala di hadapan kekejaman dan kezaliman.

Anggota Majelis Ahli Kepemimpinan menambahkan: Rakyat Iran memiliki keyakinan agama dan ideologis yang mendalam, dan landasan pemikiran serta spiritual inilah yang menyebabkan mereka tidak hanya bertahan terhadap tekanan, tetapi juga menganggap mendukung orang-orang yang terzalimi sebagai kewajiban mereka.

Ia melanjutkan: Fakta ini adalah salah satu faktor terpenting yang menyebabkan perkiraan musuh tentang kondisi internal negara dan tingkat ketahanan rakyat jauh dari realitas di lapangan.

Musuh Gagal Mengganggu Kohesi Nasional

Rajabi, dengan menyatakan bahwa salah satu tujuan utama musuh adalah menciptakan perpecahan di masyarakat dan melemahkan solidaritas nasional, mengatakan: Pihak lawan berusaha dengan berbagai tindakan untuk mempengaruhi kohesi rakyat Iran, namun di jalan ini pun ia tidak meraih keberhasilan.

Ia mengatakan: Bertentangan dengan harapan musuh, kehadiran rakyat dan dukungan mereka terhadap sistem dan cita-cita Revolusi Islam tidak hanya tidak berkurang, tetapi tanda-tanda solidaritas dan persatuan nasional justru tampak lebih jelas dari sebelumnya.

Anggota Majelis Ahli Kepemimpinan menambahkan: Musuh menyangka bahwa dengan tekanannya ia dapat menggoyahkan tekad rakyat Iran, namun hasil yang terjadi sepenuhnya berbeda dan rakyat hadir di kancah dengan lebih kokoh.

Ia menegaskan: Kehadiran dan ketahanan ini menunjukkan bahwa modal utama negara adalah kepercayaan dan dukungan rakyat, dan hal inilah yang menggagalkan banyak rencana yang dirancang terhadap Republik Islam.

Your Comment

You are replying to: .
captcha