10 Juni 2026 - 11:42
Source: ABNA
Media Arab: IRGC membakar pangkalan-pangkalan AS di kawasan tersebut

Sumber-sumber lokal dini hari Rabu melaporkan tanggapan tegas dari Korps Garda Revolusi Islam Iran terhadap agresi musuh Amerika dan pembakaran pangkalan-pangkalan AS di Bahrain dan Yordania serta aktifnya sirene bahaya di negara-negara tersebut.

Menurut laporan kantor berita Abna mengutip Al Jazeera, sumber-sumber lokal mengatakan bahwa dini hari Rabu sirene peringatan di Bahrain aktif menyusul serangan udara ke negara tersebut.

Berdasarkan laporan-laporan ini, rudal-rudal masuk ke langit Bahrain dan sistem pertahanan udara juga diaktifkan untuk mencegatnya.

Media Arab melaporkan bahwa pangkalan tempat personel militer AS berada di Bahrain menjadi target serangan drone dan rudal.

Juga menurut sumber-sumber yang disebutkan, markas Armada Kelima Angkatan Laut AS di Bahrain terkena serangan.

Laporan menunjukkan bahwa beberapa ledakan di Bahrain masih berlangsung.

Pada saat yang sama, sumber-sumber lokal melaporkan bahwa ledakan mengguncang Kuwait tetapi sirene peringatan tidak aktif.

Kepala staf angkatan darat Kuwait juga mengklaim bahwa sistem pertahanan udaranya saat ini sedang terlibat dengan target-target udara (Iran).

Disebutkan bahwa pangkalan personel militer teroris AS di daerah Al Jahra di Kuwait telah diserang.

Beberapa menit kemudian, media Arab menulis bahwa rudal yang ditembakkan oleh Iran menargetkan pangkalan Al Azraq dan Muwaffaq al-Salti tempat personel militer AS berada di Yordania, yang dianggap sebagai titik awal utama bagi angkatan udara AS di kawasan tersebut.

Media melaporkan terdengarnya beberapa suara ledakan dahsyat di daerah Sakhir di Bahrain (yang mencakup Pangkalan Udara Isa).

Your Comment

You are replying to: .
captcha