4 Juni 2026 - 18:58
Source: ABNA
Pemimpin Ansarullah Yaman: Idul Ghadir adalah bagian dari warisan imani umat Muslim Yaman.

Sayyid Abdulmalik Badruddin al-Houthi, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, mengatakan bahwa Idul Ghadir dan Hari Wilayat adalah peristiwa otentik dan bagian dari warisan imani umat Muslim Yaman.

Menurut kantor berita ABNA mengutip Al-Masirah, Sayyid Abdulmalik Badruddin al-Houthi, pemimpin gerakan Ansarullah Yaman, berpidato pada kesempatan Idul Ghadir Khumm yang diberkahi dan Hari Wilayat.

Dalam pidato ini disebutkan: "Aku sampaikan ucapan selamat yang paling tulus dan harapan terbaikku kepada rakyat dan bangsa kami pada kesempatan Idul Ghadir dan Hari Wilayat, peristiwa keagamaan yang agung ini. Rakyat kami yang terkasih, seperti setiap tahun, di hari yang diberkahi ini, dengan megah memperingati Hari Wilayat di semua provinsi yang telah dibebaskan. Idul Ghadir dan Hari Wilayat adalah peristiwa otentik dan bagian dari warisan imani umat Muslim Yaman."

Abdulmalik Badruddin al-Houthi menambahkan: "Peristiwa Ghadir dan Hari Wilayat bukanlah hal baru bagi rakyat kami; mereka telah memuliakan peristiwa ini selama bergenerasi- generasi dan berabad-abad dalam kerangka iman mereka yang teguh. Rakyat kami memuliakan peristiwa keagamaan, terutama Maulid Nabi dan peristiwa lainnya, dan memanfaatkan peristiwa ini untuk melestarikan identitas dan pencapaian penting mereka. Rakyat kami menghargai dan memperhatikan manfaat edukatif dari peristiwa yang mereka muliakan, karena peristiwa ini mengekspresikan rasa syukur atas nikmat ilahi dan pengakuan akan kebesaran agama mereka."

Al-Houthi melanjutkan: "Peristiwa Ghadir adalah fakta sejarah yang mantap dan disepakati oleh para sejarawan dan ahli hadis, dan itu bukanlah hal yang meragukan atau diragukan. Memuliakan Ghadir dan Wilayat berarti memuliakan peristiwa otentik dan pasti, salah satu fakta sejarah yang tidak terbantahkan. Pentingnya Ghadir terletak pada kenyataan bahwa ia adalah kesaksian atas sempurnanya agama dan lengkapnya nikmat ilahi, dan rasa syukur atas nikmat ini membawa kebaikan dunia dan akhirat. Jika umat berjalan sepenuhnya di jalan ini, ia akan menikmati nikmat yang sempurna di semua bidang kehidupannya. Di antara manifestasi nikmat yang sempurna adalah nikmat kehormatan, pembebasan dari kekuasaan lalim, martabat kemanusiaan, dan berbagai pencapaian penting lainnya."

Your Comment

You are replying to: .
captcha