Menurut kantor berita ABNA, Humas IRGC dalam sebuah pernyataan merinci: menyusul agresi yang dilakukan satu jam lalu oleh tentara agresif Amerika terhadap sebuah tiang telekomunikasi di Pulau Sirik di Provinsi Hormozgan, para pejuang Angkatan Udara dan Antariksa IRGC menargetkan pangkalan udara yang menjadi sumber agresi, dan target yang telah ditentukan berhasil dihancurkan.
Selanjutnya, Angkatan Udara dan Antariksa IRGC memperingatkan bahwa jika agresi diulangi, responsnya akan sangat berbeda, dan tanggung jawabnya berada pada rezim Amerika yang agresif dan pembunuh anak-anak.
Your Comment