29 Mei 2026 - 23:00
Hizbullah Lebanon: Kesyahidan para pemimpin perlawanan tidak melemahkan perlawanan

Hizbullah menekankan: Semua upaya musuh Zionis untuk melemahkan perlawanan dengan menargetkan para pemimpin dan pejuangnya akan gagal dan bendera perlawanan akan tetap berkibar selama pendudukan, agresi, dan penindasan masih ada.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Dalam sebuah pernyataan yang menyampaikan belasungkawa atas kemartiran "Mohammed Odeh" (Abu Amr), komandan Brigade Mujahidin Syahid Izz al-Din al-Qassam, yang gugur bersama anggota keluarganya, Hizbullah menekankan: Semua upaya musuh Zionis untuk melemahkan perlawanan dengan menargetkan para pemimpin dan pejuangnya akan gagal dan bendera perlawanan akan tetap berkibar selama pendudukan, agresi, dan penindasan masih ada.

Kegagalan upaya musuh untuk melemahkan perlawanan

Pernyataan tersebut menyatakan: Semua upaya musuh Zionis untuk melemahkan perlawanan ini dengan menargetkan para pemimpin dan pejuangnya akan gagal dan bendera perlawanan akan tetap berkibar selama pendudukan, agresi, dan penindasan masih ada.

Pernyataan itu menambahkan: "Kami di Hizbullah, sambil menegaskan kembali solidaritas penuh kami dengan rakyat Palestina dan perlawanan mereka yang berani, menekankan bahwa Gaza, yang telah mengorbankan puluhan ribu martir demi kehormatan dan martabatnya, tidak akan dikalahkan atau menyerah, dan kemartiran para pemimpin dan komandan tidak akan melemahkan tekad dan kemauan para pejuang perlawanan, tetapi justru akan meningkatkan tekad, keteguhan, dan komitmen mereka terhadap pilihan perlawanan, dan masa depan bangsa ini akan ditentukan oleh darah para pejuang perlawanan dan stabilitas negara-negara merdeka."

Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) hari ini (Rabu) mengkonfirmasi bahwa "Mohammed Odeh", komandan Brigade Martir Izz al-Din al-Qassam (sayap militer gerakan tersebut), telah gugur sebagai martir. Sebelumnya, tentara rezim Zionis telah mengatakan bahwa mereka telah membunuh komandan ini pada hari Selasa dalam serangan di Kota Gaza.

Menurut sumber berita Arab, selain Syahid Odeh, 3 orang lainnya gugur dan 20 lainnya terluka dalam serangan udara ini. Syahid Odeh baru-baru ini diangkat sebagai komandan Brigade Syahid Izz al-Din al-Qassam, menggantikan Syahid Izz al-Din Haddad.

Your Comment

You are replying to: .
captcha