Menurut laporan ABNA, seorang sumber terpercaya di pemerintahan Turki mengatakan kepada RIA Novosti bahwa ketergantungan pada pasokan energi dari luar negeri meningkatkan tekanan pada ekonomi Turki di tengah eskalasi situasi di Timur Tengah.
Ia menambahkan bahwa ketergantungan tinggi negara tersebut pada impor minyak dan gas masih tetap menjadi salah satu kerentanan utama ekonomi Turki.
Agresi Amerika Serikat dan rezim Zionis terhadap Iran telah menyebabkan gangguan pada lalu lintas kapal di Selat Hormuz. Gangguan pada jalur air strategis Selat Hormuz ini telah mengganggu rantai pasokan bahan bakar dan energi, serta banyak komoditas lainnya seperti produk petrokimia dan pupuk kimia di seluruh dunia.
Iran telah menyatakan bahwa mereka siap, jika terjadi gencatan senjata yang berkelanjutan dan pengakhiran perang, untuk menjamin keamanan pelayaran di Selat Hormuz dengan mematuhi protokol dan pertimbangan keamanan yang diperlukan.
Sebuah media Rusia melaporkan bahwa perang melawan Iran dan gangguan di Selat Hormuz telah memberi tekanan pada ekonomi Turki.
Your Comment