11 Mei 2026 - 23:52
Laporan Terbaru al-Wefaq Bahrain tentang Penindasan terhadap Syiah; Lebih dari 300 Warga Bahrain Ditangkap + Nama 41 Ulama

Perhimpunan al-Wefaq Bahrain dalam laporan terbarunya mengumumkan bahwa hingga kini lebih dari 300 warga Bahrain telah ditangkap dalam tindakan keamanan yang tidak terkendali ini. Salah satu dari mereka, bernama Muhammad al-Musawi, gugur di bawah penyiksaan saat interogasi.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Sejak awal Perang Ramadan hingga kini, rezim Al Khalifa telah melipatgandakan tindakan represifnya terhadap rakyat dan kaum Syiah Bahrain. Penangkapan tanpa alasan, penyiksaan para tahanan, serta gugurnya secara tragis salah seorang pemuda Bahrain hanyalah sebagian dari kejahatan rezim Al Khalifa pada hari-hari ini.

Namun sejak tadi malam hingga kini, berdasarkan laporan sumber-sumber yang mengetahui, puluhan ulama Bahrain telah ditangkap dan hingga saat ini belum ada informasi mengenai nasib para ulama tersebut.

Menurut laporan Perhimpunan al-Wefaq Bahrain, pasukan keamanan negara itu, dalam kelanjutan gelombang besar penangkapan terhadap kaum Syiah, sejak tengah malam tadi hingga kini, 3 Mei 2026, menyerbu rumah-rumah warga dan menangkap puluhan ulama terkemuka negara tersebut.

Hingga saat ini, jumlah ulama Syiah yang ditangkap telah mencapai 41 orang. Belum ada informasi yang tersedia mengenai lokasi dan kondisi penahanan mereka. Pada saat yang sama, Kementerian Dalam Negeri Bahrain mengumumkan bahwa mereka telah menangkap 41 orang dengan tuduhan memiliki hubungan dengan Korps Garda Revolusi Islam Iran.

Perlu disebutkan bahwa penangkapan terhadap ulama Bahrain dimulai dua pekan lalu dengan penangkapan Ayatullah Sayid Majid al-Meshal, Ketua Dewan Ulama Bahrain. Penangkapan-penangkapan ini terjadi setelah perang yang dipaksakan Amerika-Zionis terhadap Iran dan syahidnya Pemimpin Syahid Revolusi Islam, Ayatullah Sayid Ali Khamenei. Bahrain menangkap warga negaranya, khususnya kaum Syiah, karena mengecam serangan-serangan tersebut serta menyampaikan simpati dan solidaritas kepada Iran. Mereka kemudian dituduh melakukan spionase dan berkhianat kepada tanah air mereka, Bahrain.

Berdasarkan laporan ini, hingga kini lebih dari 300 warga Bahrain telah ditangkap dalam tindakan keamanan yang tidak terkendali tersebut. Salah satu dari mereka, bernama Muhammad al-Musawi, gugur di bawah penyiksaan saat interogasi. Nasib banyak dari mereka hingga kini belum diketahui, sementara beberapa orang lainnya telah dijatuhi hukuman penjara jangka panjang.

Nama-nama ulama yang ditangkap hingga saat ini:

  1. Ayatullah Syekh Muhammad Sanqur

  2. Ayatullah Syekh Ali al-Saddadi

  3. Ayatullah Syekh Mahmud al-Ali

  4. Syekh Ali Rahmah

  5. Syekh Muhammad Jawad al-Shahabi

  6. Syekh Baqir al-Hawaj

  7. Syekh Ali al-Matghawi

  8. Syekh Jasim al-Mu’min

  9. Syekh Ali Hamidan

  10. Syekh Mahmud Ashur al-Saddadi

  11. Syekh Radhi al-Qaffas

  12. Syekh Hamid Ashur

  13. Syekh Sadiq al-Afiyah

  14. Syekh Fadhil al-Zaki

  15. Syekh Hani al-Banna

  16. Syekh Munir al-Ma’tuq

  17. Syekh Jasim al-Khayyat

  18. Syekh Jamil al-Ali

  19. Syekh Muhammad al-Kharsi

  20. Syekh Ghazi al-Sammak

  21. Syekh Isa al-Mu’min

  22. Syekh Ayyub al-Bahrani

  23. Syekh Raid al-Sitri

  24. Sayid Muhammad Hadi al-Ghuraifi

  25. Syekh Ali Naji

  26. Syekh Ali Hasan al-Subai’i

  27. Sayid Sadiq al-Maliki

  28. Syekh Husain al-Mahrous

  29. Sayid Hani al-Mu’allim

  30. Syekh Ali Salim

  31. Sayid Ahmad al-Ghuraifi

  32. Syekh Ali Sanad

  33. Sayid Husain al-Karani

  34. Sayid Talib Muhammad

  35. Syekh Mahmud al-Saddadi

  36. Syekh Sadiq al-Darazi

  37. Syekh Abdul Husain al-Akri

  38. Syekh Fuad Mubarak

  39. Sayid Musa al-Wada’i

  40. Sayid Hamid Sanqur

Your Comment

You are replying to: .
captcha