Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Sebuah kompetisi melukis diadakan untuk mengenang para martir siswa Sekolah Shajare Tayyiba Minab di Tanzania. Program ini, dengan tujuan untuk menjaga kenangan akan para siswa terkasih ini tetap hidup dan menyampaikan pesan ketekunan dan daya tahan kepada generasi sekarang, merupakan kesempatan bagi para siswa untuk memahami dan menciptakan kembali, melalui lensa seni dan bahasa warna, konsep-konsep seperti berdiri di jalan kebenaran, keberanian dalam menghadapi penindasan, dan menghindari penyerahan diri pada kebohongan.
Melalui karya-karya mereka, anak-anak yang berpartisipasi menunjukkan bahwa mengajarkan nilai-nilai kemanusiaan dan ilahi ini sejak usia dini dapat membuka jalan untuk membesarkan generasi yang sadar, bertanggung jawab, dan berkomitmen pada kebenaran.
Kompetisi ini, yang berjudul "Pengorbanan dan Harapan," diadakan untuk mengenang para martir siswa Minab dalam Perang Ramadan, bagi siswa sekolah dasar (kelas satu hingga enam) di sekolah-sekolah Tanzania.
Pengorbanan dan pengabdian, harapan akan masa depan yang cerah, berdiri di jalan kebenaran, empati dan solidaritas, serta perlawanan terhadap penindasan dan kebohongan adalah beberapa tema yang ditekankan dalam karya-karya siswa.
Selama periode kompetisi, total 165 lukisan diterima dari berbagai sekolah di seluruh Tanzania. Beberapa karya dikirim langsung ke Pusat Kebudayaan negara kita, sementara yang lain dikirim melalui platform komunikasi konsultasi budaya.
Pengumuman kompetisi menekankan bahwa karya yang dikirimkan harus dibuat dalam kerangka tema yang diumumkan dan bahwa detail lengkap siswa, termasuk nama, nama sekolah, dan kelas, harus dicantumkan di bagian belakang lukisan agar proses evaluasi dapat dilakukan lebih akurat dan sistematis.
Komite juri untuk kompetisi ini terdiri dari empat profesor dari Fakultas Seni, Universitas Dar es Salaam, yang bertanggung jawab untuk meninjau dan mengevaluasi karya-karya tersebut. Komite tersebut diketuai oleh Eric Magma.
Karya-karya yang dikirimkan dievaluasi berdasarkan kriteria seperti kreativitas, relevansi dengan topik, kualitas artistik, dan kemampuan untuk menyampaikan konsep. Pada akhirnya, 38 karya dianugerahi juara pertama hingga ketiga di berbagai tingkatan sekolah dasar.
Your Comment