Kantor Berita Internasional Ahlulbait - ABNA - Hojjatoleslam Ali Khalilipour menyampaikan ceramah seusai salat Dhuhur pada Selasa (5/5) di Shabestan Imam Khomeini di Haram Sayidah Fatimah Maksumah sa.
Merujuk pada Surah Al-'Alaq sebagai surah pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Gua Hira, Khalilipour menyatakan: Dalam surah ini, Allah SWT, dengan menyatakan, "Bacalah dengan nama Tuhanmu yang menciptakan," menjelaskan jalan hidup bagi manusia. Allah SWT menciptakan manusia dari segumpal darah agar ia dapat mencapai kedudukan yang mulia di jalan penciptaan.
Ia melanjutkan dengan merujuk pada pernyataan gurunya, Ayatollah Javadi Amoli, dan menambahkan: Jika Allah, "Yang Maha Dermawan," mengajari manusia, biasanya Ia mengajari pelajaran tentang martabat. Yang Maha Dermawan ingin mengajari kita untuk hidup dengan murah hati dengan Kitab Suci-Nya. Sayangnya, sebagian orang terjerumus ke dalam jalan yang penuh dengan keburukan di dunia ini.
Pembicara dalam Pertemuan Penjelasan Ayat-ayat Al-Quran tersebut menyatakan: Allah SWT adalah guru pertama yang mengajari kita tujuan, menunjukkan jalan, mengutus penuntun, dan memberi kita alat-alat kerja, yaitu akal dan fitrah yang sehat. Dia hanya meminta kita untuk bergerak, dan siapa pun yang bergerak menuju Allah pasti akan mencapai tujuannya.
Pada akhirnya, merujuk pada sebuah kisah dari Attar Neyshaburi, ia mencatat: Attar meriwayatkan bahwa setelah menyaksikan kematian seorang darwis yang menyerahkan hidupnya kepada Sang Pencipta dengan mengucapkan “Tidak ada Tuhan selain Allah,” ia berkata, “Aku harus pergi dan mencari Tuhan.” Allah memperingatkan manusia dalam Surah Al-Alaq bahwa “Sesungguhnya manusia akan tertindas jika ia menganggap Aku mencukupi diri sendiri.” Manusia memberontak karena ia menganggap dirinya membutuhkan, padahal semua yang dimilikinya berasal dari Allah dan ia tidak memperolehnya dengan kekuatannya sendiri.
Your Comment