28 April 2026 - 21:06
ISIS Bertanggung Jawab atas Serangan Berdarah di Nigeria

Kelompok teroris ISIS mengaku bertanggung jawab atas serangan mematikan di Negara Bagian Adamawa, Nigeria.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Kelompok teroris “ISIS” dalam sebuah pernyataan mengumumkan bahwa mereka bertanggung jawab atas serangan yang menewaskan sedikitnya 29 orang di Negara Bagian Adamawa, Nigeria.

Berdasarkan laporan surat kabar al-Araby al-Jadeed, pemerintah Negara Bagian Kogi di Nigeria tengah mengumumkan bahwa pasukan keamanan di negara bagian tersebut telah menyelamatkan 15 siswa. Mereka diselamatkan setelah orang-orang bersenjata menculik 23 anak dan istri kepala sekolah dalam serangan larut malam pada Sabtu terhadap sebuah sekolah dan panti asuhan tidak resmi.

Kingsley Femi Fanwo, Komisioner Informasi Negara Bagian Kogi, mengonfirmasi bahwa 15 siswa telah diselamatkan. Ia menambahkan bahwa upaya untuk membebaskan para korban penculikan lainnya masih terus berlanjut.

Di banyak wilayah Nigeria, kasus penculikan siswa meningkat. Sementara itu, lemahnya keamanan dan tuntutan uang tebusan dari para penyerang sebelum pembebasan sandera masih terus terjadi.

Meskipun pemerintah Nigeria berulang kali berjanji untuk mencegah insiden-insiden seperti ini, penculikan besar-besaran masih terus mengganggu pendidikan, perdagangan, dan perjalanan di negara tersebut. Kondisi ini membuat rakyat Nigeria merasa kecewa dan ragu terhadap kemampuan para pejabat negara mereka dalam menghadapi ancaman ini.

Dua pekan lalu, puluhan orang juga tewas dalam serangan udara militer Nigeria saat mengejar anggota kelompok Boko Haram di Negara Bagian Yobe, Nigeria timur laut. Hal ini dilaporkan oleh warga setempat dan organisasi Amnesty International.

Jumlah korban dalam insiden tersebut dilaporkan berbeda-beda oleh berbagai sumber. Amnesty International dalam sebuah unggahan di jejaring sosial X mengumumkan bahwa jumlah korban tewas lebih dari 100 orang dan 35 orang lainnya luka parah. Sementara itu, seorang pemimpin lokal memperkirakan jumlah korban tewas dan luka mencapai sekitar 200 orang.

Your Comment

You are replying to: .
captcha