28 April 2026 - 21:04
55 Orang Gugur Syahid dan Terluka dalam Serangan Berdarah Tentara Israel ke Lebanon Selatan

Tentara Israel, dengan melanjutkan kebijakan penghancuran dan pengusiran paksa, menargetkan kawasan-kawasan permukiman di Lebanon Selatan dan menyebabkan puluhan orang gugur syahid atau terluka.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Rezim Zionis terus melanjutkan agresi luasnya terhadap Lebanon melalui serangkaian serangan udara, penembakan artileri, dan penghancuran kawasan-kawasan permukiman. Serangan-serangan ini dilakukan dengan memanfaatkan perlindungan politik yang disediakan oleh pihak resmi, disertai dukungan internasional dan diamnya Perserikatan Bangsa-Bangsa. Eskalasi berdarah ini menunjukkan ketidakpedulian musuh Israel terhadap seluruh upaya dan kesepakatan yang ada.

Berdasarkan laporan jaringan al-Masirah, data resmi juga mengonfirmasi peningkatan jumlah korban. Kementerian Kesehatan Lebanon mengumumkan bahwa jumlah korban agresi Israel terhadap negara tersebut sejak 2 Maret lalu hingga kini telah mencapai 2.521 orang gugur syahid dan 7.804 orang terluka. Angka ini menunjukkan besarnya penargetan sistematis terhadap warga sipil dan meluasnya serangan terhadap berbagai desa dan kota kecil di Lebanon.

Kementerian Kesehatan Lebanon dalam pernyataan singkatnya mengumumkan bahwa dalam serangan Israel pada hari Senin kemarin ke Lebanon Selatan, 4 orang, termasuk seorang perempuan, gugur syahid dan 51 orang lainnya, termasuk 3 anak-anak, terluka. Hal ini menunjukkan bahwa sejak diumumkannya gencatan senjata pada pekan lalu, intensitas kejahatan Zionis meningkat secara mencolok.

Dalam kejahatan-kejahatan beberapa jam terakhir, dua orang, termasuk seorang perempuan, gugur syahid akibat serangan udara Zionis ke kota kecil al-Sawaneh di Lebanon Selatan, sementara empat orang lainnya terluka. Padahal, laporan awal sebelumnya menyebutkan tiga orang terluka.

Selain itu, seorang warga gugur syahid akibat serangan drone musuh ke kota kecil al-Qalilah di selatan kota Tyre. Kementerian Kesehatan Lebanon juga mengumumkan bahwa seorang perempuan warga kota kecil Labaya meninggal dunia akibat luka-luka yang dideritanya dalam serangan musuh sebelumnya pada awal agresi.

Dalam serangan Israel ke kota kecil Baraachit, seorang perempuan juga terluka. Sumber-sumber Lebanon juga melaporkan sejumlah orang terluka akibat serangan musuh ke kota kecil Haris di Lebanon Selatan.

Dalam kelanjutan serangan luas tersebut, jet-jet tempur musuh melancarkan serangkaian serangan terhadap kota-kota kecil Tebnine, Yater, Wadi al-Qaisiyah di sekitar Majdal Selm, kawasan al-Shaarah di dataran tinggi Nabi Sheet di Beqaa, dua serangan ke Touline, satu serangan ke Habboush di distrik Nabatieh, serta serangan berulang ke Zawtar al-Sharqiyah, al-Ghandouriyah, Qalawayh, Kounine, al-Mahmoudiyah, Yahmar al-Shaqif, dan Baraachit.

Agresi Zionis juga menargetkan kota-kota kecil Nabatieh, Haris, Touline, dan Buyut al-Sayyad melalui beberapa serangan lainnya. Tindakan ini berlangsung dalam kerangka eskalasi luas serangan terhadap kawasan permukiman dan warga sipil di Lebanon Selatan.

Pada tingkat penghancuran sistematis, tentara Israel melakukan peledakan dan penghancuran kawasan-kawasan permukiman di kota Bint Jbeil serta kota-kota kecil Shihin dan Hanin. Selain itu, operasi penghancuran juga dilakukan di kota kecil Aita al-Shaab dan beberapa ledakan terjadi di kota kecil al-Taybeh. Langkah-langkah ini dilakukan dalam kerangka kebijakan bumi hangus dan penargetan infrastruktur pembangunan desa-desa perbatasan untuk menjalankan rencana pengusiran paksa warga Lebanon. Ini merupakan tindakan balasan terhadap berlanjutnya arus migrasi balik yang merugikan kehadiran Zionis di utara Palestina pendudukan, setelah Perlawanan Islam Lebanon menjadikan permukiman-permukiman pendudukan di utara Israel sebagai lingkungan yang tidak nyaman bagi para penjajah.

Bersamaan dengan perkembangan ini, pasukan pendudukan melakukan operasi peledakan lain di dalam kota Bint Jbeil, bersamaan dengan penembakan artileri terhadap kota tersebut. Sebuah tank Merkava juga menembakkan beberapa peluru ke sekitar kota, yang menunjukkan peningkatan langsung serangan darat terhadap kawasan permukiman.

Dalam serangan lainnya, sebuah drone Israel menjatuhkan bom ke sebuah mobil yang sedang diparkir di tepi jalan di kota kecil al-Samaiyah, Lebanon Selatan. Agresi baru ini menunjukkan tekad musuh Zionis untuk terus menargetkan warga sipil dan memburu masyarakat di jalan-jalan serta pusat-pusat kehidupan sehari-hari.

Your Comment

You are replying to: .
captcha