Kantor Berita Internasional Ahlulbait — ABNA — Hujjatul Islam wal Muslimin “Mahdi Mahdavipour”, perwakilan Wali Faqih di benua Afrika, menyampaikan sebuah pesan menyusul syahadah Ayatullah al-Uzhma Imam Khamenei, Pemimpin Besar Revolusi Islam, dan terpilihnya Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei sebagai penerus Imam yang syahid oleh Majelis Khubregan Rahbari.
Dalam pesannya yang ditujukan kepada para ulama, cendekia, mubalig, pemikir, dan seluruh kaum mukminin di benua Afrika, ia menegaskan bahwa Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei adalah sosok yang alim, mujtahid, zuhud, berpengalaman, memahami persoalan domestik dan internasional, serta berpandangan tajam.
Teks pesan tersebut adalah sebagai berikut:
“Wahai orang-orang yang beriman, taatilah Allah, taatilah Rasul, dan ulil amri di antara kalian.”
Para ulama, cendekia, mubalig yang mulia, para pemikir, dan seluruh kaum mukminin, khususnya para pemuda tercinta di benua Afrika,
Dengan salam dan hormat, menyusul syahadah yang sangat menyayat hati atas Imam umat, Ayatullah al-Uzhma Imam Sayyid Ali Hosseini Khamenei, pemimpin agung Republik Islam Iran, dan dalam duka kehilangan pemimpin besar ini yang pada hakikatnya telah menutup sebuah era sejarah, Majelis Khubregan Kepemimpinan Revolusi Islam Iran, yang terdiri dari para mujtahid terkemuka dan mulia, dengan memperhatikan kondisi dunia Islam dan Revolusi Islam Iran yang sangat genting dan sensitif saat ini, telah memilih dan memperkenalkan Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai pemimpin ketiga Revolusi Islam Iran.
Pilihan ini dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan mendesak akan kepemimpinan spiritual, keagamaan, dan politik di dunia Islam, serta pentingnya keberadaan seorang pemimpin yang sadar, berani, adil, dan memiliki wawasan mendalam dalam rangka melanjutkan tujuan-tujuan luhur Revolusi Islam Iran. Pemilihan Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei sebagai penerus Imam yang syahid diumumkan secara resmi pada malam 19 Ramadan al-Mubarak, di bulan ketika keberkahan naungan beliau dan limpahan ilahi mencapai puncaknya.
Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei merupakan sosok yang alim, mujtahid, zuhud, berpengalaman, memahami persoalan dalam negeri dan internasional, serta memiliki bashirah. Beliau telah bertahun-tahun mengajar pelajaran tingkat tinggi hauzah ilmiah. Pada masa perjuangan antara kebenaran dan kebatilan serta selama delapan tahun Pertahanan Suci, beliau juga hadir secara aktif dan efektif di medan-medan pertempuran. Dalam berbagai bidang ilmiah, budaya, dan politik, beliau juga senantiasa berada di bawah kepemimpinan Pemimpin Revolusi Islam yang syahid, Imam Khamenei, dan selama bertahun-tahun memainkan peran sebagai tangan kanan yang kuat bagi pemimpin yang syahid tersebut.
Saya, kepada bangsa besar Iran dan seluruh pecinta Revolusi Islam di benua Afrika, kepada kaum mukminin yang mulia, para ulama yang terhormat, dan khususnya para pemuda revolusioner serta para pelopor bidang ilmu dan agama di seluruh dunia Islam, merekomendasikan agar memanfaatkan kesempatan ini sebaik-baiknya dan mengambil manfaat dari arahan serta bimbingan Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayyid Mojtaba Khamenei.
Beliau akan memikul kepemimpinan umat dalam jalur merealisasikan cita-cita luhur Revolusi Islam, dan dalam kelanjutan jalan Imam Khomeini serta Imam Khamenei yang syahid, beliau akan memanggul panji pembelaan terhadap kaum tertindas.
Pada penutupnya, sembari berdoa dan memohon kepada hadirat Ilahi agar Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran memperoleh keberhasilan dan kemuliaan, saya memohon kepada Allah Yang Mahatinggi agar menganugerahkan umur panjang yang penuh berkah disertai kesehatan dan keselamatan bagi beliau. Semoga beliau, sebagaimana para pemimpin besar Revolusi Islam sebelumnya, menjadi sumber kebaikan, keberkahan, dan petunjuk bagi bangsa Iran dan seluruh kaum Muslimin dunia. Wassalam.
Mahdi Mahdavipour
Perwakilan Wali Faqih di Benua Afrika
Your Comment