9 Maret 2026 - 00:59
RESMI: Iran Telah Menetapkan Pemimpin Tertinggi yang Baru

Sembari mengenang kedua pemimpin ilahi dan rakyat tersebut, majelis ini menyatakan bahwa setelah melakukan berbagai kajian yang mendalam dan menyeluruh serta memanfaatkan kewenangan yang diberikan oleh Pasal 108 Konstitusi, dan berdasarkan kewajiban syar’i serta keyakinan akan pertanggungjawaban di hadapan Allah Yang Maha Tinggi, dalam sidang luar biasa hari ini Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei (semoga Allah menjaganya) dengan suara mayoritas tegas para anggota Majelis Khubregan telah ditetapkan dan diperkenalkan sebagai pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Setelah sepekan pasca syahidnya Ayatullah Sayid Ali Khamenei, Majelis Khubregan akhirnya menetapkan Ayatullah Sayid Mujtaba Khamanei sebagai Pemimpin Tertinggi Iran yang baru. 

Berikut terjemahan dari surat pernyataan dari Majelis Khubregan (Dewan Ahli): 

Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.

Kepada bangsa Iran yang mulia dan merdeka, semoga salam dan rahmat Allah tercurah atas kalian.

Majelis Khubregan Kepemimpinan, sembari menyampaikan belasungkawa atas kesyahidan pemimpin agung, Ayatullah al-Udzma Imam Khamenei (semoga Allah mensucikan ruhnya) serta para syuhada yang mulia lainnya—khususnya para komandan tinggi dan para prajurit pemberani dari angkatan bersenjata, serta para pelajar sekolah Syajarah Thayyibah di Kabupaten Minab—serta sambil mengecam agresi brutal Amerika Serikat yang kriminal dan rezim Zionis yang jahat, dengan ini menyampaikan bahwa majelis ini segera setelah tersebarnya kabar kesyahidan dan wafatnya pemimpin bijaksana dan arif Revolusi Islam, Ali Khamenei, meskipun dalam kondisi perang yang sangat berat dan adanya ancaman langsung dari musuh terhadap lembaga rakyat ini serta pemboman kantor sekretariat Majelis Khubregan yang menyebabkan syahidnya sejumlah pegawai dan tim pengamanan lembaga tersebut, tidak pernah sekalipun menunda proses pemilihan dan pengenalan pemimpin baru bagi sistem Republik Islam.

Berdasarkan tugas-tugas yang tercantum dalam Konstitusi Republik Islam Iran serta peraturan internal Majelis Khubregan, majelis ini segera mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk menyelenggarakan sidang luar biasa guna menentukan dan memperkenalkan pemimpin baru.

Oleh karena itu, berbagai perencanaan dan koordinasi yang diperlukan untuk mengumpulkan para anggota majelis yang berada di berbagai penjuru negara telah dilakukan, agar meskipun dalam Pasal 111 Konstitusi telah diprediksi kemungkinan pembentukan dewan kepemimpinan sementara, negara tidak mengalami kekosongan kepemimpinan.

Majelis Khubregan Kepemimpinan, dengan menghormati kedudukan tinggi wilayat al-faqih pada masa kegaiban Imam Mahdi (semoga Allah mempercepat kemunculannya), serta menegaskan pentingnya kepemimpinan dalam sistem Republik Islam, memberikan penghargaan atas 47 tahun kepemimpinan yang bijaksana dan berlandaskan prinsip kehormatan, kemandirian, dan kekuatan dari kedua pemimpin revolusi.

Sembari mengenang kedua pemimpin ilahi dan rakyat tersebut, majelis ini menyatakan bahwa setelah melakukan berbagai kajian yang mendalam dan menyeluruh serta memanfaatkan kewenangan yang diberikan oleh Pasal 108 Konstitusi, dan berdasarkan kewajiban syar’i serta keyakinan akan pertanggungjawaban di hadapan Allah Yang Maha Tinggi, dalam sidang luar biasa hari ini Ayatullah Sayyid Mojtaba Hosseini Khamenei (semoga Allah menjaganya) dengan suara mayoritas tegas para anggota Majelis Khubregan telah ditetapkan dan diperkenalkan sebagai pemimpin ketiga dari sistem suci Republik Islam Iran.

Pada akhir pernyataan ini, sembari menyampaikan penghargaan kepada anggota Dewan Kepemimpinan Sementara sebagaimana diatur dalam Pasal 111 Konstitusi, majelis ini mengajak seluruh bangsa Iran yang mulia—khususnya para tokoh intelektual, ulama, dan akademisi dari hauzah dan universitas—untuk memberikan baiat kepada kepemimpinan baru dan menjaga persatuan di bawah naungan wilayat.

Kami juga memohon kepada Allah Yang Maha Tinggi agar limpahan rahmat dan perhatian-Nya senantiasa tercurah kepada negara ini dan rakyatnya yang agung.

Wassalamu ‘alaikum warahmatullahi wabarakatuh.

Majelis Khubregan Kepemimpinan

19 Ramadhan 1447H/9 Maret 2026 
Sekretariat Majelis Khubregan Kepemimpinan.

Your Comment

You are replying to: .
captcha