Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Ismail Baqaei, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran, dalam konferensi pers mingguannya pada Senin (4 Esfand), menyampaikan keprihatinannya terkait meningkatnya ketegangan antara Afghanistan dan Pakistan. Ia menegaskan bahwa kedua negara tersebut adalah negara Muslim dan tetangga Iran, sehingga wajar jika Iran merasa khawatir terhadap konflik yang terjadi di antara mereka.
Baqaei menyatakan bahwa setiap ketegangan di antara kedua negara itu dapat menimbulkan dampak yang melampaui wilayah mereka sendiri. Ia menekankan bahwa sikap konsisten Iran adalah mendorong dialog, menahan diri, dan menyelesaikan perselisihan melalui jalur diplomasi.
Juru bicara tersebut juga menyampaikan bahwa Iran siap berperan dalam meredakan ketegangan dan menggunakan upaya mediasi (good offices) untuk mencegah eskalasi lebih lanjut.
Ia mengingatkan bahwa beberapa bulan lalu, ketika ketegangan serupa terjadi antara Pakistan dan Afghanistan, Republik Islam Iran juga telah melakukan upaya untuk membantu penyelesaian masalah tersebut.
Pernyataan ini disampaikan menyusul serangan udara terbaru Pakistan ke wilayah timur Afghanistan (Nangarhar dan Paktika). Pakistan mengklaim sedikitnya 70 anggota Tehreek-e-Taliban Pakistan (TTP) tewas dalam serangan tersebut, sementara pemerintah Taliban menyebutnya sebagai serangan terhadap warga sipil dan berjanji akan memberikan respons.
Your Comment