Kantor Berita Internasional Ahlulbait -ABNA- Hujjatul Islam Mohsen Nakhaei, Direktur Kantor Lembaga internasional Ahlulbait di Lebanon, menegaskan umat Islam akan tetap berada di jalur perlawanan dan tidak akan tunduk pada ancaman, blokade, maupun tekanan musuh.
Dalam pidatonya pada pertemuan ulama memperingati kemenangan Revolusi Islam Iran — yang diselenggarakan perwakilan Majma’ Ahlulbait di Lebanon di dekat makam syahid Sayyid Hasan Nasrallah — ia menyatakan Revolusi Islam merupakan transformasi mendasar dalam sejarah umat Islam yang meruntuhkan persamaan dominasi dan ketundukan.
Ia menjelaskan revolusi tersebut bukan sekadar peristiwa politik, melainkan proyek menghidupkan kembali martabat manusia serta menghubungkan iman, jihad, tanggung jawab, dan akhlak dengan politik, sekaligus menjadi teladan hidup tentang keteguhan melawan kesombongan kekuatan besar.
Menurutnya, kemenangan Revolusi Islam membuktikan bangsa beriman tidak akan kalah bila bangkit dan bertawakal kepada Allah.
Ia juga menyinggung bertepatan dengan hari-hari bulan Sya’ban dan kelahiran Imam Mahdi (aj) yang menghidupkan semangat penantian sadar, kesiapan membela kebenaran, dan tanggung jawab umat sepanjang masa.
Di akhir pernyataannya, Nakhaei menekankan pentingnya persatuan barisan dan keteguhan posisi dalam garis perlawanan serta menegaskan umat Islam akan tetap berada di jalur perlawanan dan tidak terpengaruh ancaman maupun tekanan musuh.
Your Comment