14 Februari 2026 - 14:23
Source: ABNA
Trump Meluncurkan Senjata Rahasia "Confuser"; Alat untuk Mengganggu Sistem Pertahanan Rusia dan Cina

Trump membongkar senjata rahasia "Confuser" yang menurutnya dalam operasi penangkapan Maduro telah menyebabkan gangguan pada sistem pertahanan Rusia, Cina, dan Venezuela.

Menurut Kantor Berita Ahlul Bait (AS) - ABNA - "Donald Trump", Presiden Amerika Serikat, pada hari Jumat di pangkalan militer "Fort Bragg" yang terletak di negara bagian Carolina Utara, membongkar keberadaan senjata rahasia Amerika bernama "Confuser" yang menurut klaimnya, memiliki kemampuan untuk mengganggu sistem pertahanan Rusia dan Cina.

Trump menyampaikan pernyataan ini dalam pertemuan dengan pasukan khusus yang berpartisipasi dalam operasi penangkapan Presiden Venezuela.

Trump dalam pidatonya kepada para prajurit yang hadir berkata: "Bahkan musuh sekarang membicarakan senjata kita, karena mereka tidak bisa menembak sama sekali". Ucapan ini merujuk pada tidak efektifnya sebagian besar sistem pertahanan Venezuela selama operasi militer tanggal 3 Januari 2026 M yang berujung pada penangkapan Maduro dan istrinya serta pemindahan mereka ke Amerika untuk diadili dalam kasus-kasus terkait narkoba.

Ia menambahkan: "Peralatan Rusia mati; peralatan Cina juga begitu. Semua orang mencoba memahami mengapa ini terjadi. Suatu hari kalian akan tahu."

Trump yang hadir bersama istrinya "Melania" dalam pertemuan ini, berpidato di hadapan para militer dan keluarga mereka, dan kemudian bertemu dengan anggota unit khusus yang berpartisipasi dalam operasi Venezuela.

Ia sebelumnya pada akhir bulan Januari dalam sebuah pertemuan besar, menggambarkan operasi penangkapan Maduro sebagai "salah satu operasi militer teragung, tercepat, dan paling mematikan dalam sejarah Amerika", dan telah berkata: "Kami memasuki pangkalan yang besar dan kuat, bersama sekelompok patriot berbakat yang mencintai negara mereka."

Trump juga dalam beberapa wawancara media termasuk dengan koran New York Post dan jaringan NBC berbicara tentang senjata yang baru diperkenalkan. Ia menegaskan bahwa senjata ini "melumpuhkan proses musuh" dan dalam wawancara dengan New York Post menambahkan: "Kami masuk, mereka menekan tombol-tombol tapi tidak ada yang berfungsi." Ia mengatakan pasukan Venezuela tidak bisa menembakkan rudal-rudal mereka.

Trump dalam wawancara dengan jaringan NBC juga menegaskan: "Saya tidak diizinkan membicarakannya, tapi saya bisa mengatakan tidak satu pun sistem mereka berfungsi, dan itulah yang saya inginkan."

Ia mencatat bahwa ia secara pribadi memilih nama senjata ini.

Your Comment

You are replying to: .
captcha