13 Februari 2026 - 21:49
Irak Meluncurkan Proyek Nasional Penanggulangan Ekstremisme Kekerasan

Menteri Dalam Negeri Irak, Abdul Amir al-Shammari, pada hari Jumat mengumumkan peluncuran proyek nasional penanggulangan ekstremisme kekerasan.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait – ABNA – Menteri Dalam Negeri Irak, Abdul Amir al-Shammari, pada hari Jumat mengumumkan peluncuran proyek nasional penanggulangan ekstremisme kekerasan.

Dalam pernyataannya ia menegaskan bahwa pada Hari Internasional Penanggulangan Ekstremisme Kekerasan—yang ditetapkan Majelis Umum PBB setiap 12 Februari—Irak menegaskan tanggung jawab nasional dan kemanusiaannya untuk melawan pemikiran menyimpang yang mengancam keamanan masyarakat serta merusak nilai hidup berdampingan dan perdamaian.

Pengalaman Irak dan Pentingnya Proyek

Ia menambahkan bahwa Irak, yang selama bertahun-tahun menderita akibat terorisme dan ekstremisme, telah melakukan pengorbanan besar untuk mempertahankan keamanan dan stabilitas. Melalui persatuan rakyat dan keberanian aparat keamanan, negara berhasil mengalahkan kelompok ekstrem dan membangun kembali institusi negara di atas dasar hukum dan keadilan.

Al-Shammari menekankan bahwa penanggulangan ekstremisme bukan hanya tindakan keamanan, tetapi proyek nasional menyeluruh yang berfokus pada penguatan budaya moderasi, peningkatan kesadaran, peneguhan nilai kewargaan, pemberdayaan pemuda, serta dukungan terhadap media yang bertanggung jawab.

Strategi dan Ajakan Kerja Sama

Ia menyatakan komitmen untuk mengembangkan kemampuan lembaga keamanan dengan strategi modern yang menekankan pencegahan dini, mengatasi faktor intelektual, sosial, dan ekonomi penyebab ekstremisme, serta penegakan hukum tegas terhadap siapa pun yang mengancam keamanan negara.

Ia juga mengajak seluruh lembaga pemerintah, masyarakat sipil, ulama, intelektual, dan media untuk bersatu menciptakan lingkungan aman, menjadikan keamanan sebagai tanggung jawab bersama, serta melindungi generasi masa depan melalui penyebaran pemikiran moderat.

Your Comment

You are replying to: .
captcha