13 Februari 2026 - 21:42
Amerika Memberi Uang kepada Pengungsi Afghanistan di Qatar agar Sukarela Kembali ke Afghanistan

Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat memulai program pemulangan sukarela pengungsi Afghanistan dari kamp Al-Sailiya di Qatar.

Kantor Berita Internasional Ahlulbait  – ABNA – Kementerian Luar Negeri Amerika Serikat memulai program pemulangan sukarela pengungsi Afghanistan dari kamp Al-Sailiya di Qatar.

Kamp tersebut sejak 2021 menampung ribuan warga Afghanistan setelah jatuhnya Kabul. Kini, berdasarkan keputusan pemerintah Trump, kamp akan ditutup hingga akhir Maret 2026 dan seluruh penghuninya harus dipindahkan.

Dalam program ini, setiap kepala keluarga akan menerima 4.500 dolar dan 1.200 dolar untuk setiap anggota keluarga tambahan agar secara sukarela kembali ke Afghanistan. Pejabat Amerika menegaskan program ini sepenuhnya sukarela tanpa paksaan.

Asisten Menteri Luar Negeri AS, Paul Kapur, mengatakan kepada Kongres bahwa sekitar 150 orang telah menerima tawaran tersebut, namun belum ada rincian mengenai kondisi mereka setelah kembali. Pemerintah AS juga bernegosiasi dengan beberapa negara ketiga untuk kemungkinan penempatan sebagian pengungsi.

Lebih dari 1.100 pengungsi masih berada di kamp dan banyak yang dalam ketidakpastian karena tidak ada jaminan pemindahan ke negara lain, sementara kepulangan ke Afghanistan membawa risiko keamanan serius.

Kebijakan ini mendapat kritik keras dari Partai Demokrat yang menyebutnya sebagai “pengkhianatan terhadap sekutu Afghanistan” yang selama bertahun-tahun membantu pasukan Amerika. Kebijakan ini juga mirip dengan program Jerman tahun 2025 yang hanya sedikit diminati.

Your Comment

You are replying to: .
captcha